Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Belum Berencana Melarang Perjalanan Dari Inggris Terkait Varian Baru Virus Corona

SELASA, 22 DESEMBER 2020 | 15:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Asisten Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS Laksamana Brett Giroir mengatakan bahwa saat ini Amerika tidak berencana untuk melakukan pelarangan perjalanan dari Inggris meskipun kemungkinan untuk itu tetap ada.

Giroir mengatakan departemen sedang menunggu rekomendasi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan, sampai Minggu (20/12) malam waktu setempat, Direktur CDC Dr. Robert Redfield mengatakan agensi tersebut tidak merekomendasikan larangan perjalanan, seperti dikutip dari  Forbes pada Senin (21/12)

Namun Giroir mengatakan pelarangan itu bisa saja terjadi. Dia mengatakan bahwa “semuanya mungkin” seraya dan menyebutkan bahwa itu akan dibahas pada pertemuan Satuan Tugas Coronavirus Gedung Putih pada Senin (21/12) waktu setempat.


Dr. Anthony Fauci, salah satu pakar penyakit menular terkemuka yang juga anggota satuan tugas, mengatakan kepada CNN bahwa ia akan menyarankan satuan tugas tersebut agar tidak melarang perjalanan, akan tetapi AS harus terus memantau situasi dengan hati-hati.

Saat ini sejumlah negara termasuk Turki, Hongkong, India, Belgia, Jerman, Kanada, Italia, Rumania, Irlandia, Rusia, Swiss dan puluhan negara Eropa lainnya telah melakukan larangan kedatangan dari Inggris terkait temuan varian baru virus corona di negara tersebut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya