Berita

Sputnik V/Net

Dunia

Rusia: Sputnik V Masih Efektif Lawan Mutasi Virus Corona Jenis Baru

SENIN, 21 DESEMBER 2020 | 18:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Gamaleya Research Center dan Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), Sputnik V dinyatakan masih efektif elawan virus corona jenis baru yang ditemukan di Eropa.

Hal itu disampaikan oleh Kepala RDIF Kirill Dmitriev kepada Presiden Rusia Vladimir Putin selama panggilan video pada Senin (21/12), seperti dilaporkan Sputnik.

"Kami juga mengonfirmasi bahwa Sputnik V sangat efektif melawan mutasi virus baru yang ditemukan di Eropa," kata Dmitriev.


"Oleh karena itu, (Sputnik V) sama efektifnya dengan melawan strain yang ada, dan Sputnik V telah terbukti efektif pada beberapa kesempatan, meskipun sebelumnya ada mutasi pada protein S," jelasnya.

Sputnik V menjadi vaksin Covid-19 pertama yang terdaftar pada Agustus, meski masih dalam tahap pengujian. Menurut para pengembang, Sputnik V memiliki keampuhan 90 persen melawan virus asli.

Sementara itu, otoritas Inggris mengonfirmasi pihaknya mendeteksi jenis virus corona baru pada pasien dari wilayah tenggara. Menurut ahli, terjadi mutasi pada protein virus yang membuatnya 70 persen lebih dapat menular.

Otoritas menegaskan, tidak ada bukti yang menunjukkan vaksin yang dikembangkan saat ini tidak efektif melawan virus.

Selain Inggris, mutasi serupa sudah ditemukan di Denmark dan Australia. Akibatnya sejumlah negara melarang penerbangan dari Inggris untuk menghentikan penyebaran virus corona jenis baru.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya