Berita

Presiden

Dunia

Kritisi Diplomasi Vaksin China, Pakar HI India: Bukan Saatnya Membahas Uang

SENIN, 21 DESEMBER 2020 | 13:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah pandemi, diplomasi vaksin semakin aktif dilakukan oleh banyak negara, tidak terkecuali China yang tengah mengembangkan berbagai jenisnya.

Diplomasi vaksin sendiri disebut-sebut sebagai upaya China untuk semakin memperkuat pengaruh dalam tataran global kepada sejumlah negara.

Motif politik dan ekonomi yang dilakukan China dalam hal diplomasi vaksin itu dikritisi oleh Asisten Profesor di Jawaharhal Nehru University, Dr. Gautam Kumar Jha.


Gautam mengatakan, tidak seharusnya membahas persoalan politik dan ekonomi di tengah pandemi, khususnya vaksin yang dibutuhkan oleh semua negara.

"Dia (China) berbicara tentang uang. Itu salah. Itu harus dikritisi," kata Gautam dalam diskusi virtual RMOl World View bertajuk "Menjawab Tantangan Global Bersama Pasca Pandemi", Senin (21/12).

Gautam menyebut, ketika India membuat vaksin, tujuan bukan berlandaskan ekonomi atau politik, tetapi solidaritas internasional untuk menghentikan pandemi.

"China selalu melihat negara lain seperti pasar. Kita harus menyadari ini," ujarnya.

"(Tapi) kita (india) melilhat negara lain seperti sahabat. Jadi ini aspek penting yang harus dipahami," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya