Berita

Wakil Ketua Komnas HAM Amiruddin/Net

Hukum

Begini Sikap Komnas HAM Soal Kedutaan Jerman Sambangi Markas FPI

SENIN, 21 DESEMBER 2020 | 10:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kedatangan pihak yang disebut sebagai orang Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman ke Markas Front Pembela Islam (FPI) menjadi sorotan publik.

Hal tersebut turut mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Amiruddin, yang mengambil sikap tidak mempersoalkan kedatangan pihak Kedubes Jerman tersebut.

"Soal orang Kedutaan Jerman datang ke FPI, saya tidak ada komen karena tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Juga tidak ada punya info, apa maksud kedatangan mereka," ujar Amiruddin saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (20/12).


Hingga saat ini, Amiruddin memastikan Komnas HAM masih fokus menyelidiki kasus kematian enam Laskar FPI di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Dari proses investigasi Tim Penyelidikan Komnas HAM yang sudah berjalan, Amiruddin menyebutkan capaiannya sudah 50 persen lebih.

Sebab, Komnas HAM telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pihak, seperti PT Jasa Marga (Persero), Kepolisian dan juga mencari beberapa barang bukti.

Namun begitu, Amir memastikan Tim Investigasi Komnas HAM tidak mematok tenggat waktu tertentu untuk menyelesaikan kasus ini. Karena, pihaknya mengupayakan bisa selesai secepatnya.

"Proses investigasi masih berlanjut, kira-kira sudah melebihi 50 persen lah," demikian Amiruddin.

Terkait kedatangan pihak Kedubes Jerman ke Markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat, Kamis (17/12), diakui Jurubicara FPI Munarman.

Menurutnya, pihak Kedubes Jerman menyampaikan rasa duka mendalam kepada FPI atas peristiwa tewasnya 6 laskar FPI, dan menandakan dunia internasional mulai menyoroti kasus itu.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya