Berita

Salah satu gerbang PT Changsin/RMOLJabar

Nusantara

53 Kasus Covid-19 Muncul Di PT Changsin, 10 Ribu Karyawan Lain Rawan Terpapar

MINGGU, 20 DESEMBER 2020 | 03:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jumlah kasus positif Covid-19 di PT Changsin, Garut, masih terus bertambah. Setelah pekan lalu ada 40 karyawan PT Changsin yang dinyatakan positif Covid-19, pada Sabtu (19/12), beredar kabar ada tambahan 13 orang karyawan pabrik sepatu terbesar di Garut itu mengalami hal serupa.

Kabar itu dibenarkan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut.

"Betul, setelah melakukan tracing dan swab, kami kembali menemukan 13 karyawan PT Changsin yang positif Covid-19," ujar anggota Tim Gugus Tugas yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr Leli Yuliani, Sabtu (19/12).


Namun, dari hasil tracing yang sudah dilakukan, Tim Gugus Tugas belum bisa menyimpulkan sumber penyebaran virus mematikan itu.

"Yang terpapar di Changsin ini sudah diisolasi, nah di pabrik ini belum diketahui penularan dari mana," ungkap Leli, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Guna mencegah meluasnya penyebaran virus tersebut, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut baru melakukan penyemprotan disinfektan serta menseterilkan lingkungan pabrik.

Namun demikian, meski sudah ada 53 karyawan yang dinyatakan positif Covid-19, pabrik itu masih beroperasi. Hal ini jelas membuat kondisi 10 ribu orang yang tiap hari bekerja terancam terpapar virus corona.

Di Kabupaten Garut sendiri penularan Covid-19 tiap hari rata-rata mencapai 100 orang dari berbagai kalangan.

Mengingat masih tingginya tingkat penyebaran virus Covid-19, dr Leli kembali mengimbau agar masyarakat untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan, baik menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak (3M).

"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memerangi Covid-19 ini dengan memperketat protokol kesehatan," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya