Berita

Ketua DPC Ikadin Jakarta Timur, Johannes L Tobing/Istimewa

Hukum

Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPC Ikadin Jakarta Timur, Johannes L Tobing Komit Perkuat Kesatuan Peradi

SABTU, 19 DESEMBER 2020 | 16:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Organisasi advokat yang tertua di Indonesia, Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin), kembali melantik kepengurusan baru untuk Dewan Pimpinan cabang (DPC) Jakarta Timur, Jumat malam (18/12).

Upacara pelantikan yang berlangsung di Whiz Prime Hotel, Kelapa Gading, Jakarta Timur tersebut dihadiri Dewan Penasehat Ikadin sekaligus Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Otto Hasibuan.

Dalam kesempata tersebut, Otto melantik struktur DPC Ikadin Jakarta Timur untuk periode 2020-2024 yang kini dipimpin oleh Ketua Johannes L Tobing.


Usai dilantik, Johannes memaparkan komitmennya terkait eksistensi Peradi yang kini tengah berencana kembali bersatu usai terjadi pembelahan di internal kelembagaannya.

"UU advokat lahir tahun 2003, UU nomor 18. Jadi itu sudah diatur bahwa memang ada 8 organisasi (advokat) pendahulu yang menjadi induk, harus menjadi satu wadah, namanya Peradi," ujar Johannes dilokasi acara.

Pada realita sekarang ini, Johannes menjelaskan, banyak advokat yang tidak lagi menghargai UU 18/2003 tersebut, karena sudah terlalu banyak organisasi advokat yang memiliki kewenangan seperi Peradi. Yaitu sebagai lembaga yang berwenang mengeluarkan izin sidang.

Sebagai contohnya, dia menyebutkan banyak advokat yang melanggar etik dicabut izin bersidangnya. Namun, mereka bisa mendapatkan kembalil izin bersidangnya dari lembaga advokat selain Peradi.

"Jadi karena kebanyakan, sekarang sudah hampir 40 organisasi advokat. Jadi di sisi lain sudah tidak lagi mereka tunduk dan menghormati UU," ungkapnya.

Oleh karena itu, Ikadin yang lahir pada tahun 1985, kata Johannes, akan mendukung dan berkomitmen penuh untuk memperkuat lagi persatuan advokat yang mulanya diberikan pemerintah kepada Peradi.

"Jadi sampai saat ini, jujur saja, hanya Ikadin yang tetap setia, yang tetap konsisten mendukung UU itu, mendukung Peradi ini untuk tetap menjadi satu wadah, wadah tunggal advokat," demikian Johannes L Tobing.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya