Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Bukan Terminal Politik Parpol, Jokowi Harus Mandiri Dalam Memilih Menterinya

SABTU, 19 DESEMBER 2020 | 16:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo disarankan tidak usah terbebani tentang bagi-bagi jatah menteri yang dulu dis sata ditanya terkait menguatnya rencana erombakan kavepakati bersama petinggi partai koalisi pendukung saatPeimilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu.

Demikian pendapat pengamat politik  Universitas Nasional, Andi Yusran saatt ditanya menguatnya isu perombakan kabinet, Sabtu (19/12).

Menurut Andi, sudah saatnya Jokowi mandiri dan independen dalam menentukan siapa sosok yang tepat menjadi pembantunya menjalankan pemerintahan di periode kedua.


Andi menilai, kemandirian Jokowi penting untuk membangun tradisi baru bahwa kabinet bukanlah terminal bagi para kader parpol penudkung presidne yang menang.

"Saatnya Jokowi mandiri menetapkan pembantunya, ini penting untuk membangun tradisi baru kedepannya bahwa kabinet bukan ‘terminal politik dari parpol’," demikian pendapat politik Andi yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (19/12).

Selain itu, dalam analisa Andi, kemandirian Jokowi dalam merumuskan formasi kabinetnya akan memperkuat sistem presidensial yang telah disepakati menjadi sistem pemerintahan Indonesia.

"Dimana seharusnya Presiden mandiri dalam membangun kabinetnya," demikian kata Andi.

Isu perombakan kabinet Indonesia Maju kembali menguta usai tertangkapnya Menteri KKP Edhy Prabowo dan Mensos Juliari oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, desakan perombakan kabinet didasari oleh kerja pemerintahan Jokowi pada periode kedua sudah berjalan selama satu tahun.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya