Berita

Iwan Saputra-Iip Miftahul Paoz/Net

Hukum

Diduga Ada Kecurangan, Paslon Iwan-Iip Gugat Hasil Pilkada Tasikmalaya Ke MK

JUMAT, 18 DESEMBER 2020 | 23:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hasil penghitungan suara di Pilkada Kabupaten Tasikmalaya digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh pasangan calon nomor 4, Iwan Saputra-Iip Miftahul Paoz.

Kuasa hukum Paslon nomor urut 4, Giofedi Rauf menjelaskan, pihaknya menduga ada kecurangan masif yang terjadi dalam Pilkada Tasikmalaya.

"Dalam Pilkada Tasik 2020, kategorinya sudah bukan lagi pelanggaran namun kejahatan demokrasi," ujar Giofedi kepada wartawan, Jumat (18/12).


Giofedi yang juga pengurus DPP Golkar Bidang Hukum tersebut memaparkan, kejahatan demokrasi itu diduga dilakukan petahana dengan melibatkan ASN dan perangkat lainnya secara terstruktur, sistematis dan masif sebelum gelaran Pilkada.

Oleh karenanya, ia berharap gugatan yang dilayangkannya bisa berjalan lancar untuk menegakkan keadilan.

"Mohon doa segenap masyarakat Tasikmalaya agar Iwan-Iip mendapat keadilan di MK. Ayo ikuti jalannya persidangan di MK," tutupnya.

Iwan-Iip sebelumnya dinyatakan unggul dalam hitung cepat versi LSI Denny JA. Namun hal berbeda terjadi dalam rekapitulasi oleh KPU Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan rekapitulasi manual KPU dari 39 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, paslon nomor urut 2 Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin yang diusung PDIP danPPP meraih 315.332 suara.

Paslon nomor urut 4, Iwan Saputra-Iip Miftahul Paoz yang diusung Golkar, PKB, PKS, PAN, Hanura dan Nasdem peringkat kedua dengan perolehan 308.259 suara.

Menyusul paslon nomor urut satu, Azies Rismaya Mahpud-Haris Sanjaya yang diusung Gerindra dan Demokrat dengan perolehan 221.924 suara. Dan terakhir paslon nomor urut tiga, Cep Zamzam Dzulfikar Nur-Padil Karsoma yang maju lewat jalur perseorangan meraih 113.571 suara.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya