Berita

Aksi bela ulama di Purwakarta/RMOLJabar

Nusantara

Tuntut Pembebasan HRS Dan Usut Kematian 6 Laskar FPI, Ratusan Massa Datangi Polres Purwakarta

JUMAT, 18 DESEMBER 2020 | 17:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi 1812 Purwakarta melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembebasan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) di lapangan Patriatama, samping Markas Polres Purwakarta, Jumat (18/12).

Berdasarkan pantuan Kantor Berita RMOLJabar, mulanya massa aksi berkumpul di depan Kampus Daerah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Purwakarta. Mereka kemudian melakukan long march menuju Polres Purwakarta pada kisaran pukul 13.00 WIB.

Salah seorang orator aksi, Zainal Abidin mengatakan, penetapan tersangka terhadap HRS dianggap dikenai pasal karet.


"Pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) itu harusnya pelanggaran administratif bukan kurangan badan. Kita menuntut pembebasan Habib Riziq dari pasal karet tersebut," ucap orator di atas mobil komando.

Ia juga menyuarakan untuk mengusut tuntas hilangnya enam nyawa laskar FPI yang belakangan diketahui meninggal di KM 57 tol Jakarta-Cikampek.

"Usut pembunuhan enam laskar, siapapun yang menjadi dalangnya harus diadili seadil-adilnya," tegasnya.

Ia juga akan melakukan langkah pengawalan dan mendesak Komnas HAM untuk mengusut tuntas soal kematian 6 Laskar FPI tersebut.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti soal hukum di Indonesia yang menurutnya tebang pilih. Ia membandingkan kerumunan di acara yang dihadiri HRS dengan kerumunan selama Pilkada serentak kemarin.

"Ada kesan tebang pilih hukum ini, harusnya tangkap yang berkerumun di waktu Pilkada, adili Bawaslu, KPU, calon bupati, mereka berkerumun dan melanggar prokes," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya