Berita

Gus Baha saat mengisi ceramah di acara maulid DPP PPP/Repro

Politik

Ceramah Di Acara Maulid PPP, Gus Baha Singgung Pentingnya Pemimpin Adil

JUMAT, 18 DESEMBER 2020 | 10:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menjelang pembukaan Muktamar IX, DPP PPP menghadirkan santri Mbah Maimoen Zubair KH Bahaudin Nur Salim pada acara Maulid Nabi di Hotel Claro Makassar, Kamis malam (17/12).

PPP mendaulat Kiai yang biasa disebut Gus Baha memimpin acara Maulid Nabi tersebut.

Saat mengisi acara maulid itu, Gus Baha menyampaikan pentingnya pemimpin yang adil dan baik.


Kata Gus Baha dengan sifat adil dan baik yang dimiliki pemeimpin akan membawa keberkahan dan kebaikan kepada seluruh masyarakat.

“Jika doa kita Mustajab, maka  kita berdoa untuk mendapatkan pemimpin yang adil dan baik karena keadilannya akan dirasakan oleh seluruh bangsa Indonesia,” kata Gus Baha yang menyampaikan tausiyahnya secara virtual dari Jawa Tengah.

Santri kesayangan Mbah Moen di Ponpes Sarang ini kemudian berpesan agar umat Islam berperilaku yang simpatik atau baik kepada siapapun.

Gus Baha mengingatkan bahwa penyebab agama Islam dicintai karena kebaikan, hanya dengan cara demikian kebaikan menjadi menarik.

Kebaikan dan keadilan dalam suatu pemerintahan akan memberikan dampak pada banyak orang, bukan hanya kepada pribadi-pribadi.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa mengatakan,  Rasulullah SAW menjadi suri tauladan dalam semua aspek, termasuk dalam hal ekonomi. Rasulullah sangat jujur dengan apa yang dilakukan, hal ini yang membuat beliau sukses dalam membangun ekonomi.

“Gagasannya tentang ekonomi melampaui zaman dan menjadi pedoman hingga sekarang ini. Tidak heran jika banyak para ekonom yang menjadikan Rasullah sebagai role model dalam membangun ekonomi bangsa dan umat,” ujar Menteri PPN/ Kepala Bappenas ini.

PPP menggelar Muktamar IX pada 18-21 Desember 2020 yang dibagi menjadi sepuluh zonasi dan dipusatkan di Makassar, secara offline dan online.

Sepuluh zonasi yang sudah ditetapkan oleh panitia Mukmatar IX, adalah Medan, Palembang, Padang, Manado, Tangerang, Bogor, Semarang, Surabaya, Samarinda, dan Makassar.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya