Berita

Pertemuan 5 Sekjen di Kantor PKB/Net

Politik

Tadi Malam, 5 Sekjen Partai Koalisi Bicarakan Reshuffle Di Kantor PKB

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 13:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah sekretaris jenderal (sekjen) partai koalisi berkumpul di Kantor DPP PKB pada Rabu malam (16/12).

Ada lima sekjen partai koalisi yang hadir dalam pertemuan itu, yakni Hanura, PKB, Perindo, PKPI, dan PSI.

Dalam pertemuan ini, mereka turut membicarakan mengenai rencana perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo.


Sekjen Perindo, Ahmad Rofiq menjelaskan bahwa pertemuan sengaja dilakukan di kantor PKB untuk sekalian memberi ucapan selamat kepada Sekjen PKB Hasanuddin Wahid yang resmi menjadi anggota DPR antar waktu.

“Di samping itu, memberikan selamat atas dilantiknya anggota dewan, kita juga update tentang perkembangan politik terakhir,” kata Rofiq kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/12).

Kelima sekjen sepakat untuk memberi apresiasi kepada Presiden Joko Widodo yang tidak memberi toleransi kepada para pembantu yang terjerat kasus korupsi.

Penangkapan Edhy Prabowo dan Juliari Batubara merupakan tanda bahwa presiden dua periode itu tidak memberi ampun kepada pelaku korupsi di jajaran kabinetnya.

“Dua menteri diambil itu kan bagian dari keberpihakan besar Pak Jokowi terhadap anti korupsi,” tegasnya.

Pihaknya memastikan dalam waktu dekat Presiden Joko Widodo bakal melakukan perombakan Kabinet Indonesia Maju. Hal ini, dimungkinkan lantaran adanya dua kursi kosong di kementerian.

“Di samping itu juga pastikan mau ada reshuffle. Tidak mungkin Pak Jokowi membiarkan departemen-departemen tanpa ada kepemimpinannya kan,” bebernya.

Siapapun nanti yang ditunjuk Presiden Jokowi, keempat sekjen yang datang memastikan akan memberi dukungan.

“Kita berharap bahwa dalam soal aspek integritas dan kapabilitas terpenuhi sehingga dia bisa totalitas bekerja dengan Pak Jokowi,” demikian Rofiq.

Terlepas dari isi pertemuan tersebut, Rofiq menjelaskan bahwa dalam pertemuan ini sekjen PPP, Nasdem, Golkar, dan PDIP turut diundang. Namun keempatnya berhalangan untuk hadir.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya