Berita

Spanduk desakan dari Panser Biru agar PSIS bisa kembali bermain di Stadion Jatidiri Semarang/RMOLJateng

Sepak Bola

Desak PSIS Kembali Ke Jatidiri, Panser Biru: Kalau Perlu Kami Demo Ke Gubernuran

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 12:50 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam beberapa tahun terakhir, PSIS Semarang bisa disebut sebagai tim musafir karena tak bisa bermain di kota mereka sendiri. Musim lalu, tim berjuluk Mahesa Jenar ini harus menjadikan Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, sebagai homebase.

Secercah harapan muncul saat proyek pembangunan Stadion Jatidiri sudah mencapai sekitar 85 persen pada awal tahun ini. Namun, kelanjutan pembangunan stadion praktis terhenti sejak pandemi Covid-19 merebak di tanah air, akibat pengalihan anggaran yang dilakukan Pemprov Jateng.

Namun demikian, kelompok pendukung PSIS Semarang, Panser Biru, tetap berharap agar PSIS bisa kembali berkandang di Stadion Jatidiri. Bahkan, mereka berkeinginan hal itu terjadi pada 2021 saat Liga 1 kembali bergulir.


Hal tersebut diketahui dari maraknya spanduk bertuliskan #2021balikJatidiri yang terpasang di berbagai penjuru Kota Semarang.

Dijelaskan Ketua Umum Panser Biru, Kepareng, pihaknya ingin agar manajemen PSIS dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menuruti keinginan para suporter. Dia ingin seluruh pihak bertemu dan diskusi terkait Stadion Jatidiri untuk membicarakan pengelolaan stadion.

"Kami ingin agar Stadion Jatidiri kembali menjadi homebase buat PSIS. Kami mendesak manajemen PSIS dan Pemprov Jateng, untuk mewujudkannya," kata Wareng, sapaan akrabnya, Kamis (17/12), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Wareng menambahkan, sejak 2016 Stadion Jatidiri tidak dapat dipakai lantaran Pemprov Jateng melakukan renovasi kompleks Jatidiri.

Sayang, saat pembangunan stadion sudah memasuki 85 persen, proyek tersebut ditunda oleh Pemprov karena alasan rasionalisasi anggaran.

"Jadi muncul pertanyaan di teman-teman, kenapa harus ditunda? Kami ingin PSIS bisa main di sana (Jatidiri). Mbuh piye carane (entah bagaimana caranya.) Kalau perlu kami siap turun demo PSIS dan gubernuran agar tim PSIS kembali ke Jatidiri,” tegasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya