Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil/Net

Politik

Dedi Kurnia: Ridwan Kamil Ingin Naikkan Popularitas Dengan Menyerang Mahfud MD

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 12:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Serangan yang dilakukan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD hanya untuk meningkatkan popularitas.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/12).

Menurut Dedi, serangan yang dilontarkan Emil- sapaan akrabnya- karena berdasarkan survei ornag nomor satu di Jawa Barat itu masih tertinggal.


Dua nama itu, yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Bisa saja untuk meningkatkan popularitas," ujar Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/12).

Namun demikian kata Dedi, pernyataan RK yang meminta Mahfud MD untuk bertanggung jawab atas terjadinya kerumunan lebih kepada upaya Emil mengalihkan kegagalan menjaga ketertiban di Jawa Barat.

"Dengan asumsi lari dari tanggung jawab sekalipun punya muatan politis, yakni agar citra RK dianggap tidak bersalah, meskipun semua yang terjadi di wilayah Jawa Barat adalah tanggung jawabnya," pungkas Dedi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya