Berita

Rekapitulasi Suara Pilkada 2020 tingkat kabupaten oleh KPU Banyuwangi/Ist

Politik

Rekap Suara Pilkada Banyuwangi: Ipuk-Sugirah 438.874, Yusuf-Riza 398.113

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 11:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perhelatan Pilkada Banyuwangi 2020 telah mencapai akhir. KPU Kabupaten Banyuwangi menetapkan hasil finalisasi rekapitulasi suara dalam Pilkada 2020 dalam rapat pleno yang berlangsung hingga Kamis pukul 00.05 WIB (17/12).

Hasilnya, pasangan calon Ipuk-Sugirah memenangi kontestasi ini dengan mengantongi 438.874 (52,4 persen) suara dan Yusuf-Riza mendapat 398.113 (47,6 persen).

Ketua KPU Banyuwangi, Dwi Anggraini Rahman mengatakan, sebanyak 852.202 pemilih telah menyalurkan hak suaranya dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi. Dengan rincian, 836.960 suara sah dan 15.242 suara yang tidak sah.


Sebelumnya, KPU Banyuwangi menetapkan bahwa daftar pemilih tetap di Bumi Blambangan sebanyak 1.304.909 orang. Artinya lebih dari separuh pemilik suara di Banyuwangi menyalurkan suaranya.

"Jumlah total suara 852.202 dengan partisipasi masyarakat 64,1 persen," kata Dwi dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Divisi Hukum KPU Banyuwangi Dian Mardiyanto menambahkan, dengan ditetapkannya hasil perolehan suara Pilkada Banyuwangi 2020, KPU akan melaksanakan tahapan penetapan pasangan calon terpilih.

Tahapan itu, kata dia, akan dilakukan setelah dipastikan tidak ada potensi atau tidak ada permohonan perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Nanti akan diumumkan setelah menunggu hasil dari terbitnya Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK). Jadi ada buku register perkara konstitusi itu, lima hari kemudian paling lambat baru diadakan penetapan. Jika nanti ketika BRPK keluar terus di Banyuwangi tidak ada gugatan maka bisa ditetapkan," papar Dian.

Rapat pleno penetapan hasil Pilkada Banyuwangi digelar di Hotel Aston Banyuwangi. Diikuti panitia pemilihan kecamatan (PPK), Panwascam se kabupaten. Serta disaksikan Bawaslu dan saksi-saksi dari paslon.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya