Berita

Massa pengunjuk rasa menolak Habib Rizieq Shihab sebelum dibubarkan BEM UIN Arraniry Aceh/RMOLAceh

Nusantara

Bubarkan Pendemo Tolak HRS, BEM UIN Arraniry Aceh: Mereka Massa Bayaran

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 09:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi sekelompok orang yang mengecam dan menolak pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS), di Banda Aceh  pada Rabu kemarin (16/12) memantik kemarahan mahasiswa. Mereka mempertanyakan dasar pengunjuk rasa menggelar aksi.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLAceh, massa yang mengatasnamakan Aliansi Muslim Aceh Cinta Damai menggelar aksi unjuk rasa di Simpang Lima. Mereka bahkan membakar poster bergambar HRS.

Massa pengunjuk rasa terdiri dari berbagai kalangan. Ada pemuda, ibu-ibu, bahkan anak-anak ikut dalam unjuk rasa itu.


Hal yang mengherankan, meski mengenakan jas seragam, tak satupun di ada logo universitas atau tanda pengenal lain yang biasa tertempel di jas almamater universitas atau organisasi.

Inilah yang kemudian membuat Reza Hendra Putra dan kawan-kawan yang merupakan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri Arraniry mendatangi massa.

“Tidak ada satupun dari kalangan mahasiswa terlibat dalam aksi tersebut,” ujar Reza, Rabu (16/12).

Reza juga menanyakan alasan demonstrasi dan asal para demonstran.

Namun, tak satupun dari demonstran yang menjawab pertanyaan Reza cs. Mereka bungkam dan satu per satu meninggalkan arena unjuk rasa.
Sementara petugas kepolisian yang berjaga coba menenangkan Reza dan teman-temannya agar tak terjadi bentrok.

Melalui pesan WhatsApp, Reza menegaskan kalau mahasiswa tidak melakukan aksi demonstrasi seperti itu. Reza juga tidak mengetahui pihak yang menggelar demonstrasi yang mengatasnamakan mahasiswa tersebut.

"Mereka massa bayaran," tegas Reza.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya