Berita

Pengunjuk rasa di Place de La Bastille Paris pada Selasa 15 Desember 2020/Net

Dunia

Protes Penutupan Fasilitas Hiburan Karena Pandemi, Ribuan Pekerja Teater Dan Bioskop Prancis Turun ke Jalan

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 06:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ribuan pelaku industri teater dan bioskop Prancis berkumpul di Place de La Bastille Paris untuk menentang penutupan fasilitas hiburan yang berkepanjangan di tengah pandemi virus corona pada Selasa (15/12) waktu setempat.

Aksi demonstrasi itu muncul di saat Prancis pada Selasa (15/12) pagi mencabut penguncian parsial yang diberlakukan sejak 30 Oktober lalu. Namun demikian, pemerintah masih akan mempertahankan langkah-langkah ketat setidaknya hingga 7 Januari, termasuk jam malam dari pukul 8 malam hingga 6 pagi, karena jumlah infeksi yang terus naik.

Teater, bioskop, dan ruang pertunjukan lainnya, bersama dengan bar dan restoran, akan tetap tutup selama liburan.


Salah satu pengunjuk rasa, Veronique Bellin, wakil direktur teater baru Montreuil di pinggiran timur Paris, mengatakan dia tidak mengerti dengan langkah pemerintah yang mengijinkan gereja dibuka tapi bioskop tidak.

“Hari ini kami melihat bahwa pemerintah menerima bahwa gereja dibuka kembali, dan ini adalah kondisi yang persis sama, tetapi orang tidak dapat pergi ke teater atau bioskop. Kami tidak mengerti,” katanya, seperti dikutip dari AP.

Pekan lalu, pemerintah mengumumkan paket dukungan tambahan senilai 35 juta euro (setara 42 jutadolar AS) untuk sektor budaya. Namun pengunjuk rasa mengungkapkan kekhawatiran, bahwa banyak pekerjaan tidak akan selamat dari krisis.

Desainer set panggung Thibault Sinay berkata: “Kami mendengar tentang uang besar yang diumumkan tetapi, untuk produksi dan kreasi teater, kami tidak melihat ada uang yang datang. Ini sangat sulit bagi kami.”

Ini adalah kedua kalinya bioskop dan bioskop Prancis ditutup untuk memperlambat penyebaran Covid-19. Mereka ditutup dari Maret hingga Juni, selama penguncian pertama.

Otoritas kesehatan mengatakan mereka mendaftarkan lebih dari 10 ribu infeksi harian baru yang dikonfirmasi minggu lalu. Pada hari Senin (14/12), mereka melaporkan 372 kematian akibat Covid-19 di rumah sakit, menjadikan jumlah kematian keseluruhan di negara itu menjadi lebih dari 58 ribu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya