Berita

Rico Marbun/Repro

Politik

Wacana Reshuffle Mencuat, Rico Marbun: Jokowi Dilema Hadapi Broker Yang Minta Jatah Menteri

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 22:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hangatnya dinamika perombakan kabinet Indonesia Maju tidak dipungkiri dibumbui adanya broker yang menjadi sponsor yang mendukung Presiden Joko Widodo.

Mereka kerap meminta jatah menteri. Alasannya, ada sejumlah kepentingan yang perlu diamankan.

Merespons hal itu, pengamat politik Rico Marbun mengatakan di Amerika Serikat adanya lobi-lobi politik antara pemerintahan dengan para pengusaha itu merupakan hal lumrah terjadi.


“Jadi saking transparannya lobi itu biasa. Cuman di kita aja itu nyebut broker enggak ini, walaupun kenyataannya sebenarnya ada cuman ya bukan budaya kita melegalkan itu,” kata Rico dalam acara diskusi virtual, Obrolan Bareng Bang Ruslan, bertajuk "Reshuffle Kabinet: Mencari Menteri Hebat", Selasa (15/12).

Meski demikian, Rico melihat dalam situasi politik Indonesia saat ini, pertimbangan mendengar para broker pasti dilakukan Jokowi dan menghadapakan pada situasi sulit.

"Jokowi pada posisinya memang serba sulit. Dia harus memastikan bahwa situasi dinamika grassroot-nya saja, cabung kampret tidak selesai. Saling adu argumen di dunia maya dan nyata terasa,” jelasnya.

Dia mencontohkan, adanya program Omnibus Law milik pemerintah yang digadang-gadang sarat akan kepentingan para taipan, merupakan cara pemerintahan berdamai dengan para broker.

“Contoh omnibus law itu kan, terlepas dari pandanhan orang terhadap omnibus law, dia kan harus memastikan semua itu aman terkendali, jadi itung-itungan itu pasti ada di kepala Pak Jokowi,” tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya