Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jokowi Sedang Meneliti, Menteri Murni Kerja Dan Ancang-ancang Akan Nyapres 2024

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 19:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada banyak pertimbangan yang dipikirkan Presiden Joko Widodo untuk merombak susunan kabinetnya.

Pertimbangan itu, menyusul adanya dua posisi menteri yang kosong karena terseret kasus korupsi dan diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pengamat politik Rico Marbun menilai ada pertimbangan penting yang sedang dipikirkan presiden dalam merombak kabinetnya, yakni banyaknya parpol koalisi yang menyuarakan capres 2024 di tahun pertama Jokowi dilantik bahkan sebelumnya.


“Presiden belum dilantik, parpol pendukungnya sudah menyuarakan Capres 2024. Wacana pertarungan 2024 di zaman SBY dan Mega tak sekeras sekarang. Belum setahun, wacana pengganti beliau di 2024 sudah sangat kuat,” ucap Rico Marbun dalam acara diskusi virtual Obrolan Bareng Bang Ruslan, bertajuk "Reshuffle Kabinet: Mencari Menteri Hebat", Selasa (15/12).

Adanya wacana sosok pengganti Presiden Joko Widodo di awal pemerintahannya untuk 2024, menjadi pertimbangan Jokowi untuk memilih pembantunya yang betul-betul ingin bekerja bukan semata-mata untuk kepentingan 2024.

“Kalau saya jadi Jokowi saya akan berpikir ini yang menjadi menteri apakah kursinya dipakai untuk ancang-ancang 2024 atau memang untuk kerja,” katanya.

Menurutnya, sebagian besar nama menteri Jokowi sudah masuk dalam bursa-bursa calon presiden 2024. Jokowi tengah menimbang hal tersebut untuk menentukan pembantunya mengisi kekosongan kabinet.

“Menurut saya kalau kegaduhan jelang 2024 itu tidak bisa beliau jawab dari posisi menteri yang baru akan menimbulkan kesulitan sendiri nanti,” tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya