Berita

Dutabesar Amerika Serikat untuk Maroko David Fischer saat mempresentasikan peta Maroko di Rabat/MAP

Dunia

Dubes AS Presentasikan Peta Lengkap Kerajaan Marako, Sahara Maroko Masuk Di Dalamnya

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 15:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat menindaklanjuti pengakuan resmi atas kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara Maroko dengan mempresentasikan peta Kerajaan Maroko.

Akhir pekan kemarin, Dutabesar Amerika Serikat untuk Maroko David Fischer mempresentasikan peta Maroko tersebut di Rabat. Peta itu diadopsi secara resmi oleh pemerintah Amerika Serikat dan mencakup provinsi-provinsi di selatan Maroko.

"Saya senang mempersembahkan peta Kerajaan Maroko yang secara resmi diadopsi oleh pemerintah Amerika Serikat," kata Fischer, seperti dikabarkan media Maroko mapnews.


Dia menegaskan bahwa peta Kerajaan Maroko ini adalah representasi nyata dari proklamasi berani yang dibuat oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump pekan lalu yang mengakui kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara Maroko.

Fischer juga menggarisbawahi bahwa dia bermaksud untuk menawarkan peta ini sebagai hadiah kepada Raja Mohammed VI, sebagai pengakuan atas kepemimpinannya yang "berani" dan atas persahabatan kuat yang dijalin dengan Amerika Serikat.

Pada kesempatan yang sama akhir pekan kemarin, Fischer juga menandatangani peta lengkap Maroko yang secara resmi diadopsi oleh pemerintah Amerika Serikat.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya