Berita

Adegan saat empat orang laskar FPI yang diturunkan dari mobil Chevrolet Spin sebelum dibawa ke mobil polisi/Foto: Kompas

Presisi

Bareskrim Belum Bisa Pastikan Jumlah Laskar FPI Yang Larikan Diri Di Insiden KM 50 Japek

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 14:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian menyampaikan, dari hasil rekonstruksi yang dilakukan di TKP bentrok antara FPI dengan Polisi di Tol Jakarta-Cikampek, pihaknya belum bisa memastikan jumlah laskar FPI yang berhasil meloloskan diri.

Namun, Andi menduga satu mobil yang melarikan diri, berisikan empat orang FPI.

"Itu bahasa saya diduga, apakah isinya empat atau lebih kami nggak tahu juga kan," kata Andi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (15/12).


Pasalnya, empat orang yang diduga laskar FPI ini tidak tergambar cukup jelas dalam rekonstruksi, posisi keempat orang itu berada dimana. Dikarenakan rekonstruksi yang digelar oleh jajarannya ini berdasarkan keterangan dari saksi-saksi maupun anggota Polda Metro Jaya yang terlibat bentrok.

Ditambah, cuaca hujan dan gelap menjadi halangan anggota Polda Metro Jaya yang pada saat itu berada di TKP untuk mengenali berapa yang melarikan diri.

"Kalau anggota kan namanya gelap kondisi hujan kan pasti cuma melihat siluet-siluet saja nggak melihat jelas," tandas Andi.

Namun yang jelas, sambung Andi, satu mobil yang berhasil melarikan diri itu dipakai untuk menabrak mobil petugas yang tengah menjalankan operasi surveillance alias penguntitan.

"Tapi yang jelas mobil itu menabrak mobil anggota pertama kali," tandas Andi.

Terdapat 58 adegan yang dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri di empat TKP Yakni di Jalan Internasional Karawang Barat, depan Hotel Novotel (TKP 1), Jembatan Badami (TKP 1), Rest Area KM 50 (TKP 3) dan KM 51+200 (TKP 4).

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya