Berita

Presiden RI Joko Widodo/Net

Politik

Reshuffle Kabinet, Nasdem Yakin Presiden Bisa Memilih Menteri Terbaik

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 12:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasdem tidak pernah memberikan rekomendasi nama menteri kepada Presiden Joko Widodo.

Demikian disampaikam Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai Nasdem, Charles Meikiyansah menanggapi isu perombakan kabinet yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Kabar reshuffle kabinet semakin kencang karena dua menteri Jokowi yaitu Menteri KKP Edhy Prabowo dan Mensos Juliari P. Batubara terjerat kasus korupsi.


Charles mengatakan, meski sejumlah nama telah bermunculan, partainya tidak pernah menyodorkan nama.

"Dari zaman pertama dan kedua Pak Presiden Jokowi itu kami tidak pernah memberikan rekomendasi, karena itu hak sepenuhnya Presiden," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (15/12).

Charles menambahkan Nasdem menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo untuk memilih pembantunya sendiri yang cocok menjadi anggota Kabinet Indonesia Maju.

"Jadi kami tanpa beban, tanpa keberatan tapi sesuatu apapun siapapun yang ditunjuk Presiden adalah pembantu-pembantu beliau yang terbaik di bidangnya," katanya.

"Termasuk dua menteri yang kosong ya. Bagi kami Nasdem, siapapun yang ditunjuk Presiden kami meyakini itu yang terbaik, dan cocok untuk bekerja di bawah koordinasi Presiden," ucap Charles menambahkan.

Pihaknya menegaskan bahwa Nasdem tidak memberikan rekomendasi kepada Presiden terkait nama menteri yang bakal direshuffle.

"Kami enggak pernah memberikan rekomendasi siapa yang akan jadi menteri, siapa yang harus jadi pembantu beliau. Karena kami meyakini, beliau pasti menunjuk orang terbaik," tutup Charles.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya