Berita

Provinsi Yunnan di China Barat Daya/Net

Kesehatan

Provinsi Yunnan Akan Hukum Siapa Yang Sembunyikan Penyakit HIV/AIDS Pada Pasangannya

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 07:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Provinsi Yunnan di China Barat Daya baru-baru ini mengeluarkan langkah-langkah tegas untuk mencegah dan mengendalikan penyakit AIDS. Aturan tersebut menetapkan bahwa institusi medis berhak menginformasikan pasangan pasien HIV / AIDS dan pasangan seks jika pasien sendiri tidak melakukannya.

Dalam aturan baru, yang akan berlaku pada Maret mendatang, juga disebutkan bahwa mereka yang menyembunyikan informasi dari pasangan atau pasangan seks mereka akan dimintai pertanggungjawaban di bawah hukum.

Bagi warga yang tinggal di daerah rawan AIDS, peraturan tersebut menyebutkan, akan ada skrining HIV gratis untuk pasangan sebelum menikah. Semua badan pemerintah, organisasi, dan perusahaan, agar  untuk memasukkan tes HIV dalam pemeriksaan fisik, dan pegawai negeri untuk mengikuti tes setiap setengah tahun, seperti dilaporkan Global Times, Senin (14/12).


Aturan tersebut langsung menuai kontroversi di platform media sosial, di mana para netizen berdebat apakah aturan tersebut telah memiringkan keseimbangan antara privasi pribadi dan kesehatan publik. Topik tersebut mengumpulkan 230 juta penayangan dan hampir 9.000 komentar pada hari Senin (14/12).

Sementara beberapa netizen mendukung peraturan tersebut dan menyerukan skrining HIV pranikah untuk dipromosikan secara nasional, beberapa bertanya apakah aturan tersebut akan mengganggu privasi pasien yang terinfeksi HIV.

Liu Wei, direktur Asosiasi Pencegahan dan Pengendalian PMS dan AIDS China, mengatakan bahwa aturan tentang hak institusi medis untuk memberi tahu pasangan seks pasien membutuhkan klarifikasi lebih lanjut.

“Untuk mendiagnosis pasien AIDS memerlukan dua langkah - skrining awal dan konfirmasi. Hanya ketika seseorang mendapat hasil positif pada kedua tes barulah dia dapat dipastikan, dan institusi medis yang berhak menginformasikan haruslah yang memiliki kualifikasi konfirmasi AIDS, seperti pusat pengendalian dan pencegahan penyakit lokal atau unit resmi lainnya,” ungkapnya.

Dengan klarifikasi yang diberikan, para pengamat percaya bahwa aturan tersebut akan memprioritaskan hak atas kesehatan, sekaligus menjamin privasi pasien secara maksimal.

Analis berpendapat, jika pasien AIDS memilih untuk melakukan aktivitas seksual dengan orang lain, maka hak kesehatan orang yang terpapar harus ditempatkan di atas privasi pasien.

Banyak kasus menunjukkan bahwa pasien AIDS yang memilih untuk memberitahu pasangan atau pasangan seks mereka tentang kondisi yang sebenarnya, biasanya lebih dihormati daripada diskriminasi.

Yunnan adalah daerah yang paling banyak terkena HIV. Provinsi tersebut melaporkan 8.723 kasus baru pada 2019, sehingga total menjadi 111.700. Penularan melalui seks tetap menjadi penyebab utama, yang menyumbang 97,5 persen dari total pada tahun 2020.

Sementara pemerintah daerah mengumumkan pada 1 Desember lalu bahwa penularan lewat jarum suntik dan penularan dari ibu ke anak terus menurun.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya