Berita

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur, Sri Subiati/Ist

Politik

Menang Pilkada Di 11 Daerah, Demokrat Jatim: Sudah Sesuai Harapan

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 08:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kemenangan di 11 kabupaten/kota dari 14 daerah yang menggelar Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 tak lepas dari kerja keras seluruh mesin Partai Demokrat di Jawa Timur.

Untuk itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur, Sri Subiati, menyampaikan penghargaan atas kinerja anggota fraksi yang allout dan kompak menjalankan instruksi partai saat Pilkada Serentak pada 9 Desember lalu.

Politikus wanita yang sudah 3 kali terpilih menjadi anggota DPRD Jatim ini menegaskan, capain ini terwujud berkat kerja keras dan kokoh menjaga barisan dalam menjalankan instruksi partai.


"Alhamdulillah teman teman fraksi kompak dan allout saat menggerakkan mesin partai pada pilkada kemarin. Hasilnya juga tidak mengecewakan, meski ada yang kalah. Namun secara umum kita sudah berjalan sesuai harapan," ungkapnya di sela sela acara FGD Komisi E di Solo beberapa waktu lalu.

Anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim, kata Sri Subiati, memang ditugaskan khusus untuk turun di dapil masing masing untuk mengawal dan menggerakkan mesin partai mendukung paslon yang diusung atau didukung Demokrat.

"Teman-teman fraksi yang dapilnya ada pilkada langsung kita perintahkan untuk allout bekerja dalam pilkada. Dan saya nilai teman-teman semuanya turun dan bekerja keras. Tentu dalam waktu dekat nanti kami akan lakukan evaluasi untuk internal fraksi, atas apa yang sudah kita kerjakan. Sedang untuk partai kami menunggu jadwal dari ketua atau sekretaris partai. Ya tentu juga akan ada evaluasi," tambahnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Khusus untuk dapilnya yaitu Pacitan, dia mengaku lega dan gembira bisa menenangkan pilkada di Pacitan.

"Alhamdulillah juga kita menang di Pacitan. Masyarakat masih setia dengan paslon kami. Semoga akan membuat Pacitan menjadi lebih  maju," katanya sumringah.

Sayang, kemenangan di Pacitan tidak seiring dengan pilkada di Ponorogo yang tidak sesuai target.

"Kita jadikan Ponorogo sebagai evaluasi dalam pilkada di wilayah lain mendatang. Kita jangan over confindence dengan jumlah kursi yang banyak. Namun kita juga tidak bisa menyalahkan karena kan memang kita sudah berusaha maksimal. Semua pasti ada hikmahnya," ucapnya.

Namun secara keseluruhan, kata dia, kemenangan di 11 kabupaten/kota dari 14 wilayah yang ditargetkan juga adalah prestasi yang luar biasa.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya