Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (tengah) dalam refleksi akhir tahun DPD RI bertajuk Peran DPD Dalam Percepatan Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Daerah pada Masa Pandemi Covid-19/RMOL

Politik

LaNyalla: Peran Aktif Masyarakat Kunci Keberhasilan Pilkada Tanpa Money Politic

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 23:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komitmen pengawasan gelaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 turut disampaikan pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Menurut Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, fungsi pengawasan tersebut dijalankan sesuai dengan amanah UU 6/2020 di mana Pilkada 2020 kali ini digelar di tengah pandemi Covid-19.

“Fungsi pengawasan itu kami tekankan kepada beberapa isu sentral pilkada yakni, money politic, ketersediaan anggaran, dan logistik pilkada, netralitas ASN dalam penyelenggaraan pilkada, serta kesiapan dan independensi penyelenggara,” ucap LaNyalla dalam focus group discussion refleksi akhir tahun DPD RI bertajuk 'Peran DPD Dalam Percepatan Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Daerah pada Masa Pandemi Covid-19' di Kota Serang, Banten, Jumat malam (11/12).


Selain itu, lanjut LaNyalla, DPD juga fokus pada sosialisasi pelaksanaan, teknis pelaksanaan, dan penyelenggaraan pilkada yang berlangsung di masa pandemi Covid-19.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa pelaksanaan pilkada yang adil dan demokratis adalah target yang harus dicapai jika ingin membuahkan pimpinan pemerintahan daerah yang kompeten, penuh integritas, dan tidak koruptif,” katanya.

Ia menambahkan, muara dari pemimpin yang kompeten tersebut yakni terwujudknya pemerintahan daerah yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, jelasnya, DPD RI yakin bahwa kondisi tersebut akan tercipta bila peran aktif masyarakat benar-benar dijalankan, baik pada tahapan pelaksanaan maupun pengawasan.

“Untuk itu, DPD RI berkomitmen untuk terus mengawal regulasi penyelenggaraan pilkada yang jujur dan adil dengan penuh tanggung jawab,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya