Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/RMOL

Politik

Ketua DPD RI: Semua Pihak Kelelahan Hadapi Dampak Pandemi Covid-19

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 21:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Grafik jumlah kasus positif pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020 ini belum terlihat adanya gejala pelandaian.

Hal itu disampaikan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam acara refleksi akhir tahun DPD RI bertajuk "Peran DPD Dalam Percepatan Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Masa Pandemi" di Kota Serang, Banten, Jumat malam (11/12).

La Nyalla menguraikan, kasus positif Covid-19 per tanggal 8 Desember 2020 mencapai 582 ribu kasus. Dalam pandanganya, pemerintah sudah  kelelahan menghadapi dampak pandemi Covid-19.


“DPD RI juga menangkap kelelahan semua pihak dalam menghadapi dampak pandemi ini,” kata La Nyalla.

Meski demikian, lanjutnya, DPD RI mengapresiasi langkah yang ditetapkan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 maupun dampaknya di berbagai sektor terutama sektor kesehatan.

“Di sisi lain, begitu besarnya ekses terjangan Covid-19 bagi kehidupan masyarakat menjadikan DPD RI harus secara kontinu mencermati perkembangan penanganan dampak Covid-19 di berbagai sektor. Khususnya, pariwisata, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan sosial,” urainya.

Senator Jawa Timur ini juga menyinggung perihal masuknya vaksin Sinovac yang menjadi secercah harapan untuk masyarakat Indonesia guna menekan penyebaran virus mematikan dari Wuhan, China tersebut.

“Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 adalah dengan mendatangkan vaksin Sinovac, walaupun belum mencukupi, namun kita berharap semoga upaya ini dapat mengatasi pandemi Covid-19,” katanya.

La Nyalla berharap agar virus Covid-19 ini bisa ditekan oleh pemerintah agar perekonomian Indonesia yang terpuruk akibat pandemi ini dapat segera pulih.

“Tentunya kita semua berharap bahwa Covid-19 dapat segera dikendalikan penyebarannya, dan pengalaman satu tahun terakhir dalam menangani dampak pandemi Covid-19 menjadi pelajaran bagi kita semua, sehingga penanganan ke depan lebih solutif secara efektif,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya