Berita

Sekretaris Daerah Pangandaran, Kusdiana/Net

Nusantara

Soal Anggaran Quick Count Yang Dipertanyakan Wabub, Begini Penjelasan Sekda Pangandaran

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 19:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sekretaris Daerah Pangandaran, Kusdiana menanggapi pernyataan Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari, yang mempertanyakan kejelasan anggaran hitung cepat (quick count) Pilkada 2020 yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Kusdiana menjelaskan, quick count yang beredar bukanlah konsumsi publik melainkan laporan yang harus disampaikan kepada pemerintah provinsi dan pusat.

“Itu sudah berdasarkan Permendagri dan surat edaran. Desk Pilkada juga sudah dibentuk bupati sejak lama. Kan ada dua yang harus dilaporkan yakni penyelenggaran pilkada dan Covid-19,” ujar Kusdiana, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (11/12).


Kusdiana memastikan tidak ada anggaran untuk pemantauan pilkada di lapangan. Hal tersebut, menurutnya hanya penugasan bagi tiap satuan perangkat daerah untuk melakukan pemantauan.

“Enggak ada anggaran. Kita memang belum memberikan tembusan laporan kepada siapapun karena C1 masih dalam proses rekapitulasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kusdiana juga menegaskan, hasil pilkada yang beredar melalui laman website resmi Pemda Pangandaran bukanlah quick count ataupun real count.

“Kabupaten/kota lain juga kan bikin itu. Dan itu tidak untuk publik, kan kita enggak pernah melakukan konferensi pers atau apapun itu yang berkaitan dengan umum,” pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya