Berita

Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

Wapres Maruf Amin: UMKM Jadi Motor Penggerak Pemulihan Ekonomi

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 19:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah menggelontorkan dana APBN ratusan triliun untuk membangkitkan perekonomian nasional yang tengah lesu sepanjang tahun 2020 akibat hantaman pandemi Covid-19.

Di tahun 2021 nanti, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4 sampai 5 persen.

Wakil Presiden RI Maruf Amin menerangkan, saat ini pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 695,2 triliun untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN).


“Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 350 triliun atau lebih dari 50 persen dialokasikan untuk menjaga tingkat kesejahteraan masyarakat dan UMKM,” ucap Maruf Amin dalam Penganugerahan Penghargaan Upakarti dan Penghargaan Desain Produk Industri Terbaik (IDGS) tahun 2020 secara virtual, Jumat (11/12).

Dari dana Rp 695,2 triliun itu, kata Maruf, pemerintah memprioritaskan untuk UMKM sebesar Rp 123 triliun dan memberikan insentif bagi para pelaku UMKM termasuk keringanan pajak yang nilainya mencapai Rp 100 triliun.

“Untuk menangani kelesuan ekonomi pemerintah telah memberikan prioritas dan berpihak kepada usaha mikro, kecil, dan menengah. Dengan kondisi ini, saya justru melihat peluang bagi kita untuk mendorong usaha mikro, kecil dan menengah sebagai motor pemulihan ekonomi nasional,” katanya.

Dia mengapresiasi para pembantunya di Kabinet Indonesia Maju terutama pada Kementerian Perindustrian yang telah mendukung UKMM agar dapat turut berpartisipasi memulihkan ekonomi nasional di masa krisis pandemi ini.

“Karena itu saya sangat mengapresiasi upaya dan kerja keras Menteri Perindustrian yang secara konsisten menjaga dan mendukung industri kecil dan menengah untuk dapat bertahan di masa pandemi Covid-19 ini,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya