Berita

Diskusi virtual yang digelar Kantor Berita Politik RMOL bertajuk "Pertanian, Masa Depan Pemulihan Ekonomi Indonesia", Kamis (10/12)/RMOL

Politik

Yeka Hendra Fatika: Waspadai Potensi Kekurangan Produksi Beras Akibat Penurunan Luas Lahan Dan Kebijakan Pupuk

KAMIS, 10 DESEMBER 2020 | 19:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Krisis ekonomi biasanya menghantam sektor konsumsi dan sektor-sektor lain yang memiliki komponen impor cukup tinggi. Adapun sektor pertanian nasional selalu bisa menjadi penyelamat karena tidak pernah minus walaupun mengalami penurunan.

Di kuartal pertama 2020, misalnya, di saat pertumbuhan ekonomi nasional hanya sebesar 2,97 persen, pertumuhan sektor pertanian mengalami penurunan ke titik 0,02 persen.

Sementara pada kuartal ketiga, di saat pertumbuhan ekonomi nasional anjlok ke titik minus 5,32 persen, pertumbuhan sektor pertanian melonjak naik ke titik 2,19 persen.


Di kuartal ketiga 2020, pertumbuhan ekonomi nasional bergerak naik ke titik minus 3,49 persen, pertumbhan sektor pertanian juga surplus.

Di kuartal keempat pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan akan terdongkrak di atas nol persen dan di bawah 1 persen. Pertumbuhan sektor pertanian pun diperkirakan akan mengalami kenaikan.

Menurut Direktur Eksekutif Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (Pataka) Yeka Hendra Fatika, sektor pertanian akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk  memulihkan perekonomian nasional yang ditargetkan sebesar 5,5 persen pada tahun 2021.

Namun begitu tetap ada ancaman untuk sektor pertanian yang perlu diwaspadai. Ancaman itu berupa potensi kekurangan produksi.

“Harus diwaspadai kemungkinan kekurangan produksi untuk periode Januari, Februari, dan Maret 2021. Itu sebagai dampak dari perubahan kebijakan pupuk,” ujar Yeka dalam diskusi virtual yang digelar Kantor Berita Politik RMOL bertajuk "Pertanian, Masa Depan Pemulihan Ekonomi Indonesia", Kamis (10/12).

Selain Yeka, pembicara lain yang hadir dalam diskusi “Tanya Jawab Cak Ulung” itu adalah Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima.

Yeka menambahkan, di beberapa sentra produksi padi pada periode November dan  Desember terjadi penurunan luas lahan sebesar 20 persen.

“Kalau kita buat neracanya, kekurang produksi di akhir tahun ini sekitar 2 juta ton beras,” sambungnya.

Yeka juga menyoroti gap data beras yang disampaikan sejumlah lembaga. Padahal, data yang solid dibutuhkan untuk memenuhi pasokan yang dibutuhkan.

Jika stok beras dikatakan meningkat, padahal faktanya produksi menurun, akan terjadi kenaikan harga beras di awal 2021.

“Syukur,  Presiden Jokowi sekarang menggunakan bansos. Terlepas dari fenomena bansos yang bermasalah sekarang ini, di lapangan bansos  cukup dapat meredam kenaikan harga,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:38

SPPG Purwosari Bantah Kematian Siswi SMAN 2 Kudus Akibat MBG

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:20

Perdagangan Lesu, IPC TPK Palembang Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:59

Masalah Haji yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:42

Kilang Balongan Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jawa Barat

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:21

Kemenhub: KPLP Garda Terdepan Ketertiban Perairan Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:59

BMM dan Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:40

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:13

Menguak Selisih Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola BBM

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:59

Rencana Latihan AL Iran, China dan Rusia Banjir Dukungan Warganet RI

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:40

Selengkapnya