Berita

Uang 30 ribu yang diduga dibagi oleh kubu Eri-Armuji/RMOLJatim

Nusantara

Kubu Eri-Armuji Diduga Main Politik Uang Dengan Bagi-bagi Rp 30 Ribu

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 02:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dugaan pelanggaran politik uang terjadi sehari sebelum coblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya dilakukan oleh kubu Eri -Armuji.

Dengan bagibagi uang itu, masyarakat yang mendapat uang diajak mencoblos pasangan calon (Paslon) no 1 dengan imbalan uang.

Salah seorang warga Pengampon, Kelurahan Bongkaran, Muhamad Rosul mengungkapkan, jika  dirinya mendapatkan dua amplop berisi masing-masing uang yang berisi Rp 30 ribudengan ajakan untuk mencoblos paslon nomor urut 1.


”Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01,” kata Rosul Selasa malam (8/12) seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim.

”Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya,” lanjutnya.

Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman.

Selama ini, Rosul mengaku dirinya tidak terlalu aktif dalam proses Pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.

”Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu,” lanjutnya.

Rosul menyatakan akan melaporkan temuan tentang politik uang itu ke panwas besok pagi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya