Berita

Aplikasi perjalanan dari Amerika Serikat, TripAdvisor/Net

Dunia

China Hapus 105 Aplikasi Pelanggar Hukum, Salah Satunya TripAdvisor Dari AS

SELASA, 08 DESEMBER 2020 | 13:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China telah menghapus 105 aplikasi dari apps store mereka karena dianggap telah menyebarkan konten terkait pornografi, prostitusi, perjudian, dan kekerasan.

Salah satu aplikasi yang dihapuskan adalah milik perusahaan perjalanan Amerika Serikat (AS), TripAdvisor Inc.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di situs resminya pada Selasa (8/12), Administrasi Ruang Siber China mengatakan aplikasi yang dihapus telah melanggar satu atau lebih dari tiga UU siber.


Meski begitu, badan itu tidak memberikan rincian alasan penghapusan untuk setiap aplikasi.

Kampanye "pembersihan" yang dilakukan oleh China telah dimulai sejak 5 November sebagai tanggapan atas reaksi keras dari masyarakat umum terhadap konten yang dianggap menyinggung.

Pihak berwenang mengatakan mereka akan mengatur dan menghapus aplikasi yang melanggar hukum secara berkala.

Sebelum Beijing, AS juga telah melakukan kampanye yang sama untuk aplikasi-aplikasi dari China. Presiden Donald Trump telah memerintahkan larangan penggunaan aplikasi TikTok dan WeChat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya