Berita

Rapat Komisi II DPR RI bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko/RMOL

Politik

Oposisi Hingga Koalisi Serbu Moeldoko Soal Peran Dan Fungsi Stafsus Milenial

SENIN, 07 DESEMBER 2020 | 17:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kinerja staf khusus milenial presiden menjadi bahasan dalam rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung DPR RI, Senin (7/12).

Dalam rapat tersebut, Moeldoko dicecar anggota Komisi II DPR perihal manfaat dan fungsi stafsus milenial yang dinilai tidak jelas.

"Staf khusus milenial ini di bawah siapa? Dulu kan pernah ramai Andi Taufan membuat surat menggunakan (kop) Setneg. Kemudian muncul Aminudin Maruf yang memberikan surat kepada lima perguruan tinggi Islam yang sifatnya memerintahkan. Ini pembinaannya di bidang siapa, tentang tata laksana," kata anggota Komisi II Fraksi Demokrat, Muhammad Muraz dalam rapat.


Senada dengan Muraz, anggota dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Nasir Djamil meminta Moeldoko menjelaskan pengelolaan tata kerja stafsus milenial yang kerap membuat blunder.

"Mudah-mudahan dalam kesempatan ini kita dapat kejelasan bagaimana pengelolaan terhadap mereka, sehingga sering 'blunder' dan membuat presiden di-bully," ujar Nasir Djamil.

Tak hanya itu, Moeldoko juga dicecar soal peranan dan fungsi stafsus milenial yang justru dinilai mengganggu kerja-kerja pemerintah.

"Saya pendukung presiden yang ikut terlibat kampanye dari nol sampai jadi presiden. Tapi lihat yang begitu (Stafsus milenial) saya merasa terganggu sekali. Kalau memang hanya untuk bergaya-gaya di meja, lebih baik enggak perlu ada barang itu (stafsus milenial)," tegas anggota Komisi II Fraksi PDIP, Komarudin Watubun.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya