Berita

Ketua KPK Firli Bahuri (tengah) saat mengumumkan penahanan tersangka Menteri Sosial Juliari Batubara/RMOL

Politik

Apresiasi OTT Mensos, Muhammadiyah: Semerbak Korupsi Tercium Di Kementerian Lain, Ditunggu Gebrakan Berikutnya

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 18:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rangkaian penangkapan terhadap pejabat eksekutif oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam operasi tangkap tangan (OTT) mendapat apresiasi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Menurut Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, penangkapan Menteri Sosial Juliari Batubara dan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjawab keraguan publik terhadap kinerja lembaga antirasuah selama setahun terakhir.

“Setelah selama satu tahun bekerja, KPK yang sejak awal pembentukan diragukan kemandirian dan keberaniannya mulai menunjukkan kinerja yang memberikan harapan kepada masyarakat,” ucap Abdul Mu’ti dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/12).


Selama setahun terakhir, kerja KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri diragukan karena ada UU 19/2019 tentang Perubahan Kedua atas UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Namun dengan kasus Edhy Prabowo dan Juliari Batubara, kata Abdul Mu'ti, menjadi wujud KPK sebagai lembaga mandiri dan tidak bia didikte oleh berbagai kepentingan, baik presiden maupun partai politik.

“Publik menunggu gebrakan KPK berikutnya. Ada sinyalemen di masyarakat, kementerian lain juga bisa tercium semerbak korupsi,” katanya.

Menurutnya, OTT dua menteri oleh KPK tersebut memiliki dua makna. Pertama, keterbukaan dan pembuktian presiden yang tidak melindungi siapa pun yang terbukti bersalah.

Kedua, Presiden Jokowi perlu melakukan evaluasi dan langkah serius terhadap integritas dan kinerja para menteri. Terlebih dalam satu tahun pemerintahan, banyak yang menilai kinerja menteri di bawah standar.

“Jabatan menteri terkait langsung dengan pelayanan dan pertanggungjawaban publik bagi kepentingan rakyat. Kasihan nasib rakyat yang semakin berat beban, baik karena pandemi, maupun berbagai persoalan hidup mereka," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya