Berita

Venezuela menggelar pemilu legislatif pada akhir pekan ini/Net

Dunia

Venezuela Gelar Pemilu, Nicolas Maduro: Takdir Ada Di Tangan Rakyat

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 13:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Venezuela bersiap untuk menggunakan suaranya dalam pemilu legislatif yang digelar akhir pekan ini (Minggu, 6/12) waktu setempat.

Lebih dari 20 juta warga Venezuela tercatat memiliki hak suara untuk memilih anggota legislatif baru yang akan duduk di kursi Majelis Nasional. Di sisi lain, ada lebih dari 14 ribu calon anggota legislatif akan memperebutkan 277 kursi legislatif dalam pemilu kali ini.

Pelaksanaan pemilu legislatif ini menjadi cerminan tersendiri bagi demokrasi di Venezuela. Presiden Dewan Pemilihan Nasional (CNE) Alfonzo menggarisbawahi karakter plural dari partisipasi organisasi politik yang luas di negara tersebut. Hal itu adalah bukti kepercayaan masyarakat pada kondisi dan jaminan yang ditetapkan untuk pengembangan demokrasi di negara Amerika Latin itu.


Dalam pernyataannya kepada saluran Venezolana de Television dia juga menekankan bahwa CNE akan melaksanakan pemilu secara adil dan transparan dalam semua tahapan proses pemungutan suara. Bukan hanya itu, pihaknya juga melibatkan audit dan sertifikasi teknisi dan ahli partai serta entitas observasi.

Alfonzo menyebut, ada partisipasi sekitar 200 pemantau internasional dalam pemilihan legislatif tersebut, termasuk pejabat dari badan pemilihan, tokoh politik dan misi teknis dari beberapa wilayah di dunia.

Bukan hanya itu, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro juga mengaku yakin bahwa negaranya akan bisa menjalankan proses demokrasi dengan baik, salah satunya tercermin dari pemilu kali ini.

Dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, Maduro bahkan menekankan bahwa dia siap menerima jika oposisi menang dalam pemilu.

"Saya menyerahkan takdir saya di tangan rakyat Venezuela, jika pada hari Minggu partai-partai oposisi menang, kami akan mengambil jalan lain," tegas Maduro.

"Saya menerima tantangan ini, kami tahu bahwa rakyat akan memberikan suara mereka dan kami akan memiliki kemenangan Revolusi Bolivarian," sambungnya, seperti dikabarkan Prensa Latina (Sabtu, 5/12).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya