Berita

Wali Kota Bogor, Bima AryaSugiarto/Repro

Kesehatan

Dikira Pura-pura Positif Covid-19, Bima Arya: Edukasi Yang Utama, Baru Penegakan Hukum

JUMAT, 04 DESEMBER 2020 | 18:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketidakpercayaan masyarakat terhadap keberadaan Covid-19 masih cukup tinggi. Karena, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memiliki pengalaman pribadi terkait hal tersebut.

Bima mengatakan, dirinya sempat mendapat pertanyaan dari masyarakat tentang dirinya yang terapar Covid-19 pada Maret lalu.

"Setelah saya sembuh mulai ada orang yang nanya. 'Kang, waktu itu benar sakit?' Maksudnya apa? 'Enggak nanya aja'. Banyak orang yang enggak percaya, Wali Kota dikira pura-pura saja. Settingan," ujar Bima dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube BNPB, Jumat (4/12).


Selain dari pengalamannya, Bima juga mendapatkan hasil survei dari LaporCovid dan MTU Singapore yang memaparkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan Covid-19.

"Ada 19 persen warga Bogor percaya Covid konspirasi, 29 persen percaya Covid nyata, dan lebih bahaya lagi 50 persen antara percaya dan tidak," bebernya.

Karena hal tersebut, akhirnya Pemerintah Kota Bogor mengubah strategi penanganan Covid-19. Di mana, Pemkot Bogor mengutamakan strategi edukasi ketimbang penegakkan hukum.

"Saya berkesimpulan, kita harus memadukan antara ketegasan dan kasih sayang. Ngegas terus enggak mungkin, membiarkan juga lemah. Makanya di Bogor kita memberikan edukasi," terang Bima.

"Jadi edukasi penting, dua baru kita bicara kepatuhan, lalu law enforcement. Jadi itu aja, di mix," pungkasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya