Berita

Wartawan senior Hersubeno Arief/Net

Politik

Sikap Kritis Kader Gerindra Bukan Bagian Cerita OTT Edhy Prabowo

JUMAT, 04 DESEMBER 2020 | 00:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penangkapan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo disebut-sebut karena sikap kritis beberapa kader Partai Gerindra kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Sebut saja kader Partai Gerindra Fadli Zon, yang kerap kali mengkritisi pemerintah. Padahal, Gerindra sendiri diketahui telah menjadi bagian dari koalisi Istana.

Wartawan senior Hersubeno Arief mengaku tidak sependapat dengan pandangan itu.


Hersu, begitu sapaan akrabnya, mengatakan telah lama mengenal Fadli Zon sejak jaman mahasiswa. Sehingga, dia paham pada konsistensi jiwa kritis pada Fadli.

“Jaman dia mahasiswa dengan sikap konsistensinya, saya tidak melihat bahwa bagian dari permainan itu,” ucap Hersu dalam acara diskusi virtual "Tanya Jawab Cak Ulung: Kemesraan Jokowi-Prabowo Segera Berlalu?", Kamis (3/12).

Dia mengatakan Fadli Zon saat ini telah disingkirkan oleh Gerindra dengan tidak memiliki jabatan strategis baik di parlemen maupun di Partai Gerindra.

Atas dasar tersebut, kemungkinan Fadli Zon bisa bersikap kontroversial dari parpol yang dinaunginya.

“Kalau kita lihat posisi Fadli Zon yang tersingkir dari Gerindra, kalau enggak salah juga cuma jadi anggota biasa di Komisi I DPR RI, kemudian di Gerindra di posisinya bukan di Waketum, wakil dewan pembina ya, tapi yang jelas posisi dia sudah mulai tersingkirkan dari Pak Prabowo,” katanya.

Meski begitu, kata dia, satu hal yang tidak bisa dipungkiri adalah kedekatan Fadli Zon dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

“Meskipun kita tahu bahwa sebetulnya di antara semua orang Gerindra kalau kita urut-urut, sebenarnya justru Fadli Zon dan Ahmad Muzani (Sekjen Gerindra) ini yang loyalis sejati Pak Prabowo ini. Dia sudah berteman dengan Pak Prabowo sejak masih aktif di dunia militer,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:38

SPPG Purwosari Bantah Kematian Siswi SMAN 2 Kudus Akibat MBG

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:20

Perdagangan Lesu, IPC TPK Palembang Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:59

Masalah Haji yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:42

Kilang Balongan Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jawa Barat

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:21

Kemenhub: KPLP Garda Terdepan Ketertiban Perairan Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:59

BMM dan Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:40

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:13

Menguak Selisih Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola BBM

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:59

Rencana Latihan AL Iran, China dan Rusia Banjir Dukungan Warganet RI

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:40

Selengkapnya