Berita

Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil/Net

Politik

Mungkin Benny Wenda Sedang Caper, Tagih Janji Kampanye Jokowi Pada Pilpres 2019

KAMIS, 03 DESEMBER 2020 | 15:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Benny Wenda yang merupakan warganegara asing menyatakan telah membentuk pemerintahan sementara di Papua Barat.

Benny Wenda adalah pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) atau Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat.

Tidak sampai di situ, Benny Wenda juga mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara Papua Barat.


Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil menilai, apa yang dilakukan Benny Wenda itu sebetulnya bisa saja menagih janji Presiden Joko Widodo pada saat kampanye Pilpres 2019 kepada rakyat di tanah Papua.

"Boleh jadi Benny sedang cari perhatian dengan memanfaatkan tanggal 1 Desember. Karena itu, Presiden perlu mencermatinya secara serius dan mendalam. Sebab, saat Pilpres 2019 lalu, Jokowi menang telak di Papua. Pertanyaannya, apakah ada janji Presiden kepada rakyat Papua saat itu yang tidak diketahui oleh publik," ucap Nasir ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (3/12).

Legislator PKS dari Aceh ini menambahkan, secara logika, jika Presiden Jokowi menang di Papua, maka seharusnya orang Papua akan ikut kebijakan nasional yang digagas oleh sang presiden.

Namun faktanya, yang terjadi justru malah sebaliknya, orang Papua menuntut kemerdekaan.

"Kenyataannya, ada gejolak di Papua dan keinginan mereka untuk menentukan nasib sendiri. Bahkan tersiar kabar mereka akan menolak perpanjangan otsus di Papua," ujar Nasir Djamil.

Karena itu, menurut Nasir Djamil, Presiden Jokowi perlu diundang oleh DPR untuk digelar rapat konsultasi soal Papua.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya