Berita

Pakar Hukum Internasional UI, Profesor Hikmahanto Juwana/Net

Politik

Pakar Hukum Internasional: Pemerintahan Sementara Benny Wenda Tidak Punya Dasar Hukum

RABU, 02 DESEMBER 2020 | 14:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Deklarasi sepihak Benny Wenda yang mengumumkan pemerintahan sementara Papua dengan memanfaatkan momentum HUT OPM ke-58 pada Selasa kemarin (1/12) tak punya dasar hukum.

Dalam momentum yang selalu diperingati sebagai hari kemerdekaan Papua Barat, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) yang dipimpin Benny Wenda mendeklarasikan kemerdekaan Papua Barat. Namun tidak jelas tempat dan waktu deklarasinya.

Menurut Gurubesar Ilmu Hukum Internasional UI, Profesor Hikmahanto Juwana, deklarasi yang dilakukan Benny Wenda tidak memiliki dasar hukum.


“Dalam hukum internasional, yang dikenal adalah pendirian sebuah negara. Harus ada negara dahulu baru ada pemerintahan. Aneh bila yang dideklarasikan adalah pemerintahan sementara tanpa jelas negara mana yang diakui oleh masyarakat internasional,” ucap Hikmahanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (2/12).

Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani ini menambahkan, negara-negara Pasifik yang selama ini menunjukkan dukungannya, tidak dapat menjadi tolak ukur. Lantaran negara tersebut tidak punya pengaruh signifikan dalam pengakuan suatu negara.

“Pemerintah lebih baik mengabaikan berbagai manuver tersebut. Bahkan bila perlu Polri melakukan penegakan hukum, mengingat hal tersebut dikualifikasikan sebagai tindakan makar,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya