Berita

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Willy Aditya/Net

Politik

Revisi UU Pemilu, Nasdem Kaji Pemisahan Pileg Dan Pilpres

RABU, 02 DESEMBER 2020 | 11:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Revisi UU Pemilu tengah digodok oleh DPR RI, dan rencananya akan menggabungkan antara UU Pilkada dan UU Pemilu.

Pasalnya, banyak poin penting yang perlu direvisi di dalam UU Pemilu. Salah satunya adalah pemisahan pemilihan anggota legislatif dengan pemilihan presiden.

Begitu yang disampaikan Partai Nasdem lewat cuitannya di akun media sosial Twitter beberapa saat lalu, dalam menyikapi polemik UU Pemilu, Rabu (2/12).


Wakil Ketua Badan Legislasi DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Willy Aditya menyampaikan Fraksi Nasdem dan beberapa fraksi lainnya tengah mengkaji keserentakan pemilu yaitu pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.

"UU Pemilu yang berlaku selama ini membuat negara seolah menjadi yatim piatu. Pada pileg kecenderungannya yang diurus orang per orang dan partai per partai. Lalu siapa yang mengurus negara dan presiden saat pemilu?" tulis Nasdem dalam keterangan Willy Aditya.

Willy Aditya menambahkan, dengan pincangnya regulasi perihal UU Pemilu yang seakan membuat negara tak berkembang dalam mengurusi perhelatan pemilihan umum. Nasdem justru mempertanyakan siapa yang ditugaskan untuk mengurus pilpres.

"Tidak mungkin hanya relawan yang mengurus perhelatan nasional saat pilpres. Padahal pengusung calon presiden adalah partai politik atau koalisi partai politik," katanya.

"Berkaca dari pemilu sebelumnya yang sempat menimbulkan banyak korban jiwa juga menjadi catatan sendiri untuk bahan refleksi, evaluasi dan assessment semua pihak, bukan hanya soal penyederhanaan keserentakan pemilu," tutup Willy Aditya menambahkan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya