Berita

Kuba merupakan negara yang terdepan di kawasan Amerika Latin dan Karibia dalam pengembangan vaksin Covid-19/Net

Dunia

Kuba Siapkan Kandidat Vaksin Covid-19 Khusus Anak-Anak Dan Lansia

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 18:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kuba bak "primadona" di panggung dunia saat pandemi Covid-19 terjadi tahun ini. Pasalnya, meski diblokade oleh Amerika Serikat, Kuba berhasil membuktikan bahwa mereka berhasil membangun sistem kesehatan yang kuat dan menghasilkan tenaga medis profesional yang unggul dan profesional.

Hal tersebut membuat Kuba "kebanjiran" permintaan dari puluhan negara di dunia yang meminta Kuba untuk mengirimkan bantuan tenaga medis profesional demi membantu memerangi pandemi virus corona.

"Kuba telah memberikan bantuan berupa pekerja medis yang terlatih dan profesional ke lebih dari 40 negara di dunia sejak masa kritis antara Maret hingga Agustus lalu. Semuanya dilakukan atas permintaan resmi dari pemerintah dari berbagai negara di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika Latin yang mengajukan permintaan resmi ke pemerintah Kuba," papar Dutabesar Kuba untuk Indonesia Tania Velazquez Lopez dalam program RMOL World View bertajuk "How Cuba Handles The New Challanges" yang dilaksanakan oleh Kantor Berita Politik RMOL pada Senin (30/11).


Bukan hanya itu, Dubes Lopez juga menjelaskan bahwa saat ini Kuba menjadi negara terdepan di kawasan dalam pengembangan vaksin virus corona. Hal tersebut bisa dilakukan karena Kuba telah berpengalaman dalam hal pengembangan serta penelitian medis.

"Sejak tahun 2000an, kita memproduksi sendiri banyak keperluan medis termasuk obat untuk mengobati penyakit serta memperbaiki sistem imun tubuh. Pegalaman kita tersebut sangat berguna dalam konteks pandemi Covid-19 di mana kita juga mengembangkan kandidat vaksin," jelasnya.

Dia menambahhkan, sejauh ini Kuba telah mengembangkan empat kandidat vaksin Covid-19 yang beberapa di antaranya telah menerima otoritasi untuk masuk pada fase uji klinis.

"Kandidat vaksin yang kita kembangkan ini adalah nomor 30 di dunia dan nomor satu di kawasan Amerika Latin dan Karibia," sambungnya.

Dubes Lopez menggarisbawahi bahwa Keempat kandidat vaksin yang tengah dikembangkan Kuba saat ini 100 persen buatan dalam negeri Kuba, tanpa ada bantuan atau kerjasama dengan negara atau pihak lainnya.

Lebih lanjut dia menerangkan, setiap vaksin yang dikembangkan oleh Kuba saat ini memiliki tujuannya masing-masing.

"Jadi kami mengembangkan kandidat vaksin khusus anak-anak dan juga orang dewasa. Pada kelompok orang dewasa ini juga ada yang khusus dibuat untuk mereka yang sudah lansia, atau berusia di atas 60 tahun," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya