Berita

Haul Syekh Abdul Qadir Jailani di Ponpes Al Istiqlaliyah dihadiri ribuan jamaah/Net

Politik

Haul Di Tangerang Sepelekan Prokes, Fadli Zon Sindir Jokowi Dan Mahfud MD

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 17:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelanggaran protokol kesehatan yang melibatkan banyak orang masih tetap terjadi. Seperti yang terjadi di pengajian Abuya Uci Turtusi yang dipenuhi ribuan jemaah dengan protokol kesehatan yang seadanya.

Atas peristiwa pelanggaran prokes tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon, mencolek Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, lewat Twitter pribadinya, @fadlizon, Senin (30/11).

Dalam unggahannya, Fadli juga menautkan berita pengajian Abuya Uci Turtusi yang dipenuhi ribuan jemaah.

Fadli Zon meminta Presiden Jokowi dan Mahfud MD membaca berita pengajian untuk memperingati Haul Syekh Abdul Qadir Jailani itu.

"Pak @jokowi dan Pak @mohmahfudmd mohon baca berita ini. Bagaimana responnya? Jangan sampai ada kesimpulan pembiaran, sambil terus mencari-mencari kesalahan Habib Rizieq Shihab,” tulis Fadli Zon.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLBanten, pengajian sendiri digelar di Pondok Pesantren Al Istiqlaliyah Kampung Cilongok Desa Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu kemarin (29/11).

Aparat Polisi dari Polda Banten dan pihak Pesantren sebenarnya telah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak mendatangi lokasi haul, cukup dengan virtual saja.

Namun imbauan itu tidak terlaksana dengan mulus. Pada hari acara ribuan jemaah membeludak.

Populer

Viral Video Demo PT Sentul City, Don Adam: Revolusi Dimulai dari Sentul?

Senin, 13 September 2021 | 22:01

Sentul City Sewa Preman Serobot Tanah Warga, RR: Pengusaha Berani Kurang Ajar karena Tahu Penguasa Gak Bela Rakyat

Jumat, 10 September 2021 | 01:37

Satu Suara, Menlu Meksiko, Indonesia, Korsel, Turki dan Australia Ajak Masyarakat Internasional Bantu Rakyat Afghanistan

Sabtu, 11 September 2021 | 15:36

Jokowi Rangking Tiga Tangani Covid-19, PKS: Wajar, Kalau Menhan Nomor Dua Itu Baru Pertanyaan

Kamis, 09 September 2021 | 13:10

Balas Ali Ngabalin, Ketum ProDEM: Prestasi Ko Apa, Jadi Penjilat Ko Bangga?

Senin, 13 September 2021 | 11:39

Tito-Tjahjo Tukar Guling? Ray Rangkuti: Spekulasi PDIP Ingin Kontrol Plt Tidak Berlebihan

Rabu, 15 September 2021 | 21:22

Dugaan Syafril Sjofyan, Ali Ngabalin Alami Gejala Kejiwaan

Senin, 13 September 2021 | 20:55

UPDATE

Meutya Hafid Minta Pemerintah Kuatkan Literasi Digital pada Generasi Muda

Kamis, 16 September 2021 | 22:12

Plt Kadis PU HSU Kalsel Patok Uang Fee 15 persen ke Pemenang Lelang Proyek Irigasi

Kamis, 16 September 2021 | 21:57

Tarik Ulur Jadwal Pemilu, Pemerintah Gelar Rapat Internal

Kamis, 16 September 2021 | 21:57

KLHK Berhentikan Operasionalisasi Penambangan Emas Perusahaan Tak Berizin di Sulut

Kamis, 16 September 2021 | 21:54

Resmikan GOR Sekda Saefullah, Anies: Jadi Penanda Aliran Pahala tanpa Henti

Kamis, 16 September 2021 | 21:39

KPK Beberkan Konstruksi Perkara OTT Plt Kadis PU Kabupaten HSU Kalsel

Kamis, 16 September 2021 | 21:23

OTT di Kalimantan Selatan, KPK Tetapkan Tiga Tersangka

Kamis, 16 September 2021 | 21:00

Pagu Rp 86 Triliun untuk Pemilu dan Pilkada 2024 Diprotes DPR, KPU: Itu Termasuk Penguatan Infrastruktur

Kamis, 16 September 2021 | 20:53

OTT KPK di Kalsel Amankan 7 Orang Berikut Uang Tunai Rp 345 Juta

Kamis, 16 September 2021 | 20:50

Sesuai Konstitusi, HAM Indonesia Dukung KPK Pecat 56 Pegawai Tak Lolos TWK

Kamis, 16 September 2021 | 20:48

Selengkapnya