Berita

Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), Filippo Grandi/Net

Dunia

UNHCR Desak Ethiopia Buka Akses Kemanusian Ke Wilayah Tigray

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 08:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hingga saat ini Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), Filippo Grandi mengaku masih memiliki kesulitan untuk masuk ke wilayah konflik di Tigray utara. Ia berharap otoritas Ethiopia akan segera membuka akses tersebut untuk memudahkan penyaluran bantuan kemanusiaan.

"(sampai saat ini) itu belum mungkin, jadi saya berharap masalah itu akan menemukan perkembangannya dalam beberapa hari mendatang," kata Grandi  pada konferensi pers online dari ibu kota Sudan, Khartoum, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (29/11).

Ribuan orang diyakini telah tewas dan hampir 44 ribu lainnya telah melarikan diri ke Sudan sejak pertempuran di Tigray dimulai pada 4 November. Rincian tentang situasi di zona konflik sulit diperoleh karena sambungan telepon dan internet ke Tigray telah terputus dan aksesnya dikontrol dengan ketat sejak pertempuran dimulai.


Konflik tersebut menghadirkan ujian baru bagi Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, yang menjabat dua tahun lalu dan berusaha menyatukan tambal sulam dari kelompok etnis yang membentuk 115 juta orang Ethiopia.

Grandi mengatakan UNHCR telah meminta sumbangan sebesar 147 juta dolar AS kepada para donor, untuk memenuhi kebutuhan 100 ribu orang untuk jangka waktu enam bulan.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya