Berita

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto/Net

Politik

Insiden Kekerasan Sigi, Pemuda Muhammadiyah Minta Negarawan Turun Gunung Dinginkan Suasana

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 01:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Insiden pembunuhan keji yang menimpa satu keluarga di Lewonu, Lembangotoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, telah melukai dan mencabik-cabik rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Begitu yang dikatakan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto atau karib disapa Cak Nanto lewat keterangan persnya kepada awak media, Minggu (29/11).

Cak Nanto mengatakan, PP Pemuda Muhammadiyah merasa perlu menyuarakan pada publik bahwa segala aktivitas kekerasan yang berujung hilangnya nyawa umat manusia harus diperangi bersama.


Terlebih, dari keterangan aparat keamanan, ada indikasi keterlibatan jaringan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

“Aparat Kepolisian harus segera melacak, menangkap dan menindak tegas pelaku kejahatan kemanusian yang terjadi pada saudara kita umat Kristen di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah,” ucap Cak Nanto.

Menurutnya, aparat penegak hukum yakni kepolisian perlu memberikan informasi gamblang untuk mengatasi disinformasi yang dapat memperkeruh suasana dan memicu masalah baru.

“Pemuda Muhammadiyah merasa penting mengingatkan publik bahwa teknologi informasi dapat memberi manfaat bagi kemajuan umat, tetapi sekaligus akan menjadi alat ledak perusak peradaban karena informasi hoax akan menjauhkan solusi penyelesaian,” tuturnya.

Cak nanto menambahkan, guna mencegah kekerasan meluas pada konflik horizonal yang bermuatan isu sara, seluruh masyarakat di seluruh pelosok nusantara agar menahan diri untuk tidak mengeluarkan pernyataaan provokatif yang memanaskan suasana.

“Para tokoh masyarakat, tokoh agama di seluruh lini harus menjadi ujung tombak dalam upaya perdamaian, kerukunan umat dan menyatukan bangsa,” katanya.

Pihaknya mengajak kepada seluruh tokoh bangsa untuk membantu pemerintah mendinginkan suasana.

“Baik di jagat media sosial, media elektronik. Jika perlu para negarawan di Indonesia berkenan untuk bersama-ama turun gunung mendinginkan umat,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya