Berita

Wakil Dekan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Badrus Sholeh dalam International Webinar ASEAN-Korea Cooperation Upgrade/RMOL

Dunia

Non-State Actor Pegang Peran Strategis Dalam Pelaksanaan New Southern Policy

JUMAT, 27 NOVEMBER 2020 | 23:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kebijakan Baru Arah Selatan atau New Southern Policy (NSP) yang diluncurkan oleh Korea Selatan tahun 2017 lalu untuk semakin mempererat hubungan dengan ASEAN dan India merupakan hal yang sangat menarik untuk disoroti.

"Ini adalah kebijakan yang sangat menarik dari Presiden Korea Selatan Moon Jae In yang harus disambut baik," ujar Wakil Dekan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Badrus Sholeh dalam sesi diskusi International Webinar bertajuk "ASEAN-Korea Cooperation Upgrade, Focusing on the New Southern Policy" yang diselenggarakan oleh Kantor Berita Politik RMOL pada Kamis (26/11).

Dia menilai, Indonesia yang sudah memiliki posisi strategis bagi Korea Selatan, menjadi bisa semakin erat dalam berbagai aspek melalui implementasi NSP.


"Kabijakan ini menekankan pentingnya, bukann hanya keterlibatan negara (state actor), tapi juga non-state actor," jelas Badrus.

"Dalam NSP, banyak aspek yang mendorong agar diplomasinya melibatkan kelompok-kelompok di luar negara," sambungnya.

Keterlibatan banyak pihak , bukan hanya pemerintah tapi juga pemerintah lokal dan masyarakoat dalam NSP sangat strategis dalam konteks pengaruh dan dampaknya.

"Contoh saat Covid-19, kita tidak bisa menafikan bahwa mengatasi Covid hanya bisa dilakukan oleh pemerintah, namun perlu juga best practice dari local government yang baik," paparnya.

Dia menambahkan, dari Korea Selatan, Indonesia juga sebenarnya bisa mempelajari soal peranan pemerintah lokal yang cukup masif dalam banyak aspek.

"Contohnya saja, di Korea Selatan, ketika jual beli tidak bisa dilakukan secara konvensional, pemerintah lokal di Korea terlibat dalam mengembangkan penjualan online, dan itu saya kira belum dilakukan oleh pemerintah Indonesia di mana penjualan online sangat didominasi oleh swasta dan tidak banyak keterlibatan pemerintah lokal," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya