Berita

Habib Umar Alhamid (tengah) berkemeja batik

Nusantara

Habib Umar Alhamid Ingatkan Pihak Yang Ingin Adu Domba TNI-Polri Dan FPI, Mustahil!

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 22:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Habib Umar Alhamid mengingatkan kepada pihak-pihak yang ingin mengadu domba antara TNI-Polri dan Front Pembela Islam (FPI).

Menurut pengagas Persaudaraan Alumni (PA) 212 itu, langkah dan upaya untuk mengadu domba TNI-Polri dan Front Pembela Islam (FPI) adalah satu hal yang mustahil dilakukan.

“Mustahil mengadu domba mereka, karena ketiga unsur itu adalah bersaudara, dan ketiganya adalah anak kandung pertiwi,” kata Habib Umar Alhamid dalam konferensi pers di Rumah Rakyat, Tebet Timur Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (24/11).


Tidak lupa, Ketua Umum Generasi Cinta Negeri (Gentari) ini juga mengingatkan agar Habaib, Ulama, Tokoh Masyarakat hingga aparat TNI dan Polri agar berpegang teguh kepada prinsip saling menghormati dalam rangka meningkatkan potensi bingkai persatuan nasional.

Semua unsur-unsur, kata Habib, harus mewaspadai manuver kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab dengan maksud memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Tetap waspada menghadapi kelompok tidak bertanggung jawab yang ingin memecah belah,” tandas dia.

Kelompok-kelompok ini, kata Habib Umar, sengaja menciptakan konflik antar elemen anak bangsa untuk memuluskan jalanya mengeruk kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia dan menggadaikanya untuk kepentingan politik asing dan aseng.



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya