Berita

Hendri Satrio/Net

Politik

Hensat: JK Ungkap Kekosongan Kepemimpinan Karena Kaget Dengan Kepulangan Habib Rizieq

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 20:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan wakil presiden Jusuf Kalla sempat menyampaikan telah terjadi kekosongan kepemimpinan di Indonesia.

Banyak kalangan berpendapat, pernyataan tersebut menyinggung istana yang dianggap kurang memiliki ketegasan dalam memimpin negara dan mengontrol situasi tanah air.

Menyikapi hal tersebut, pengamat politik dari Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio mengatakan pernyataan JK apa adanya.


“Pak JK ini kan memang luar biasa ceplas ceplosnya ya, beliau bicara apa adanya dan kadang-kadang tidak dijelaskan maksudnya, makanya perlu Bang Husein (Jubir JK) yang menjelaskan itu,” kata Hensat dalam acara diskusi virtual Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk "Kekosongan Kepemimpinan Ala JK dan Kepopuleran HRS", Selasa malam (24/11).

Selain itu, pernyataan JK diartikan Hensat sebagai bentuk keterkejutan mantan politisi senior Golkar itu terhadap kepulangan pentolan FPI Habib Rizieq Shihab ke Indonesia.

JK dalam pengamatan Hensat, terkejut dengan kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) yang begitu menghebohkan tidak hanya di Indonesia bahkan beberapa negara menyorot.

Kemungkinan besar dia merespons keterkejutannya terhadap kepulangan HRS, karena sebetulnya awalnya saya menilai ini adalah sebuah cara pemerintah untuk melakukan konsolidasi dan rekonsiliasi dengan kekuatan Islam yang ada di bawah Habib Rizieq,” katanya

“Makanya kemudian diizinkan pulang, diizinkan untuk dijemput, kemudian Habib Rizieq diperbolehkan melakukan berbagai serangkaian acara,” imbuhnya.

Dia menambahkan, respons JK terhadap kepulangan Habib Rizieq mencerminkan adanya kegundahan dari pemerintah untuk melakukan rekonsiliasi dengan HRS.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya