Berita

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, bakal mengajak KPK dan BIN untuk mengawal dana otsus Provinsi Aceh/Net

Politik

Kawal Dana Otsus Aceh, Wakil Ketua DPR RI Gandeng KPK Dan BIN

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 07:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, secara tegas menyampaikan bakal menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengawal dana otonomi khusus (otsus) di Provinsi Aceh agar penyalurannya tepat sasaran.

Pernyataan Azis tersebut menyikapi usulan dan masukan dari Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Achmad Marzuki, serta Kepala BIN Daerah Aceh Kolonel Inf Muhammad Abduh Ras terhadap pembahasan otsus Provinsi Aceh agar dapat dikawal ketat oleh tiga instansi pertahanan negara itu.

“Tentu karena kehadiran TNI Polri dan Kabinda perlu, catatan bagi kami di sini, untuk ke depan kita libatkan institusi KPK.
Kita akan undang, kita akan ajak rapat, supaya dari sisi perencanaan awal sudah tepat guna. Dan pelaksanaannya, penggunaannya, dan evaluasi tepat kepada masyarakat,” ucap Azis di Banda Aceh, Selasa (24/11).

Kita akan undang, kita akan ajak rapat, supaya dari sisi perencanaan awal sudah tepat guna. Dan pelaksanaannya, penggunaannya, dan evaluasi tepat kepada masyarakat,” ucap Azis di Banda Aceh, Selasa (24/11).

Politikus Partai Golkar ini mengatakan, pelibatan KPK tersebut agar dana otsus yang telah digelontorkan oleh pemerintah pusat sebanyak Rp 7,8 triliun ke Provinsi Aceh untuk tahun anggaran 2021 bisa tepat sasaran dan tidak ada pelanggaran yang bersifat kuratif.

“Jadi kita akan gunakan ini secara maksimal, supaya ini tepat sasaraan dan menjadi catatan kita. Kita undang dan kita ajak kesediaan institusi KPK, supaya tidak terjadi lagi tindakan yang bersifat kuratif. Tapi kita lakukan tindakan yang bersifat preventif. Jadi, masih punya jeda waktu pengendalian jika terjadi kerugian-kerugian indikasi,” tegasnya.

“Sehingga proyek itu tidak setop di tengah jalan. Yang ada kan projek itu setop, tidak jalan lagi,” imbuh Azis.

Selain KPK, Azis juga akan menggandeng BIN guna melakukan pemantauan jika ada indikasi pelanggaran yang dilakukan pansus otsus dalam proses pelaksanaannya.

“Kami akan rapat dengan Kepala BIN, Budi Gunawan, untuk melakukan evaluasi dan pemantauan ini. Kami sudah bertekad dan insyaAllah innamal amalu binniyyat. Sejak kepemimpinan kami yang ada di tim otsus, kami akan memantau dari sisi perencanaan kemudian dari sisi evaluasi secara berkala,” ucapnya.

Azis juga menegaskan pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak ke daerah-daerah penerima otsus untuk memantau penyaluran dana triliunan rupiah tersebut.

“Jadi kami saja mendadak datang ke lokasi TKP proyek itu, sudah sampai mana ini pelaksanaannya, kenapa ini tidak terlaksana, apakah ada hambatan-hambatan. Supaya benar-benar dirasakan masyarakat agar program pemrintah pusat bisa teraplikasi dan terlaksana dengan benar, tepat sasaran secara efisien dan efektif,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya