Berita

Menteri Perdagangan Turki Ruhsar Pekcan dalam diskusi anggaran di Parlemen Turki pada Senin (23/11)/Net

Dunia

Turki Optimis Jadi Pemain Utama Rantai Pasokan Global Di Tengah Pandemi

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 06:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Perdagangan Turki Ruhsar Pekcan optimis bahwa Turki dapat memanfaatkan peluang dari perubahan rantai pasokan global akibat pandemi virus corona.

Hal tersebut disampaikannya dalam diskusi anggaran di Parlemen Turki pada Senin (23/11) waktu setempat. Dia yakin bahwa Turki akan jadi faktor penentu di tengah pandemi.

"Kami yakin kami bisa menjadi aktor penentu dalam rantai pasokan global ini. Kami akan melangkah lebih kuat dengan memanfaatkan peluang baru dalam investasi dan perdagangan," ujar Pekcan, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Senin (23/11).


Di tengah pandemi ini, jika Turki hanya bergantung pada satu pemasok seperti China itu dapat menimbulkan risiko.

Ekonomi global menghadapi kontraksi paling tajam sejak Perang Dunia II karena pandemi, kata Pekcan, seraya menambahkan bahwa Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) memperkirakan perdagangan global turun 9,2 persen.

"Turki adalah salah satu negara yang akan mengatasi krisis dengan kerusakan paling sedikit dan mengalami pemulihan tercepat,” kata Pekcan.

Para ahli berpendapat Turki, dengan tenaga kerja yang mumpuni, lokasi yang strategis, dan infrastruktur yang kuat, adalah modal utama untuk menjadi pemasok utama, terutama di kawasannya, termasuk Timur Tengah dan Eropa.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya