Berita

Anggota DPR RI, Marwan Jafar/Net

Politik

Marwan Jafar: Saatnya Fokus Penanganan Covid-19 Agar Energi Bangsa Tak Terbuang Tanpa Makna

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 02:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Semua pihak baik pemerintah, pemegang otoritas maupun masyarakat umum diminta fokus dalam penanganan Covid-19 agar kesehatan dan ekonomi Indonesia kembali pulih.

Hal tersebut disampaikan anggota DPR RI, Marwan Jafar berkenaan dengan situasi politik tanah air belakangan dirasa menghangat.

"Saatnya semua pihak kembali fokus pada isu-isu penting (penanganan Covid-19) agar energi bangsa ini tak terbuang tanpa makna yang berarti,” tegas Marwan lewat keterangannya kepada awak media, Senin (23/11).


Marwan mengatakan, penanganan Covid-19 yang sudah berjalan hampir satu tahun dan telah sampai pada penyediaan vaksin tak boleh diganggu dengan dinamika politik yang kontraproduktif.

"Jangan sampai kondisi politik dan keamanan nasional memperburuk upaya penanganan kesehatan masyarakat. Semua pihak harus terus membantu sosialisasi dan edukasi gerakan 3M secara masif, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun, dan juga 3T (testing, tracing, dan treatment),” katanya.

Marwan juga mengingatkan pentingnya recovery ekonomi nasional. Pasalnya, negara membutuhkan investasi dari investor dalam dan luar negeri yang tidak sedikit. Hal itu penting dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

Recovery ekonomi nasional juga perlu diimbangi dengan upaya nyata membantu perusahaan-perusahaan nasional dan pelaku UMKM dalam rangka untuk mewujudkan kemandirian industri nasional.

“Mewujudkan kemandirian industri adalah sebuah keharusan di tengah adanya PHK masif, daya beli masyarakat turun, pengangguran meningkat, angka kemiskinan juga terus meningkat, gini rasio kembali menganga, resesi, dan sebagainya,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya