Berita

Mantan Wakil Presiden RI, Jsuuf Kalla/RMOLJatim

Politik

Sepakat Dengan JK, Mujahid 212: Rakyat Butuh Pemimpin Komplet Seperti Habib Rizieq

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 00:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kekosongan kepemimpinan yang disinggung mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) diamini oleh Mujahid 212, Damai Hari Lubis.

Bahkan menurut Damai, pernyataan yang disampaikan JK tersebut menyiratkan kritikan terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang telah memasuki periode kedua.

"Saya sependapat dan merasakan kebenaran pernyataan JK. Ini artinya, JK mendelegitimasi kredibilitas kepemimpinan Presiden Jokowi sebagai seorang presiden," ujar Damai Hari Lubis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/11).


Damai pun berpendapat, pernyataan JK tersebut diartikan bahwa jiwa kepemimpinan dan kewibawaan yang menjadi ruh seorang kepala negara tidak ada pada Jokowi.

"Mungkin ini pandangan atau keyakinan yang hendak disampaikan JK selaku tokoh nasional karena dua kali menjabat Wapres dan pernah menteri era Gusdur. JK juga seorang yang cerdas, piawai, dan sudah malang melintang di dunia perpolitikan bangsa ini," jelas Damai.

Di sisi lain, Damai menilai masyarakat Indonesia saat ini sangat membutuhkan sosok pemimpin berkharisma ketokohan, leadhership, jujur, cerdas, bertanggung jawab dan transparan. Kriteria tersebut diakui ada pada sosok Habib Rizieq.

"Serta selalu berada di depan simpatisannya dari semua lapisan. JK menggambarkan, orang tipe ini bak sosok model HRS, bukan pada sosok atau figur Jokowi," pungkas Damai.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya