Berita

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin/RMOL

Politik

Azis Syamsuddin Akan Lapor Mendagri Soal Kekosongan Jabatan Wagub Aceh

SENIN, 23 NOVEMBER 2020 | 17:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pimpinan dan tujuh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengunjungi Provinsi Aceh.

Kedatangan mereka untuk melakukan pemantauan terhadap dana otonomi khusus Provinsi Aceh tahun anggaran 2020 agar dapat diteruskan kepada pemerintah pusat apakah akan diperpanjang atau tidak.

Pimpinan DPR RI Azis Syamsuddin mengaku kecewa dengan Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang tidak hadir dalam rapat penting soal evaluasi dana otsus Provinsi Aceh lantaran tengah meresmikan Masjid Aceh di Palu, Sulawesi Tengah.


Kata Andi saat ini di Provinsi Aceh belum ada yang menempati posisi Wakil Gubernur, sehingga Gubernur Aceh berkewajiban memberikan evaluasi kepada parlemen terkait dana otsus.

Pihaknya meminta agar Gubernur Aceh Nova Iriansyah tidak mengulur waktu untuk memilih wakilnya sehingga tidak ada kekosongan yang lama di pemerintah daerah.

“Tolong,  disampaikan saja Pak Sekda, permasalahan wakil gubernur, untuk mengagendakan, supaya prtai-partai pengusung ini bisa mengisi, sehingga tidak ada kebuntuan,” tegas Azis di Gedung Serbaguna Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, Banda Aceh, Senin (23/11).

“Lebih baik dikerjakan oleh team work bersama-sama, untuk menghasilkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Politisi Partai Golkar ini meminta agar Pemprov Aceh tidak mengulur waktu untuk menentukan wakil gubernur maupun wakil bupati Bireun.

“Jangan diundur-undur waktu atau memang sengaja diundur-undur waktu supaya tidak memenuhi kriteria normatifnya lagi,” tegasnya lagi.

Pihaknya akan berkonsultasi dengan Mendagri Tito Karnavian perihal kekosongan jabatan wakil gubernur Aceh dan Wakil Bupati Bireun.

“Nanti saya akan koordinasi dengan Pak Mendagri, Pak Tito ini kalau ndak begini apa? Sanksinya kalau gubernur atau kepala daerah yang tidak melakukan pengagendaan atau sengaja melakukan pengulur-ulur waktu,” tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya